Peristiwa

Lima Kebakaran Lahan Terjadi di Mojokerto

Petugas melakukan upaya pemadaman secara manual kebakaran hutan di wilayah Tahura R Soerjo. [Foto : istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran masih terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto. Tercatat, ada lima kejadian pada Selasa (10/9/2019). Dua kebakaran hutan di wilayah Tahura R Soerjo, satu kebakaran hutan di wilayah Perhutani dan dua kebakaran lahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, kebakaran hutan di wilayah Tahura R Soerjo terjadi di Desa Kemiri dan Desa Padusan, Kecamatan Pacet.

“Tepatnya di Blok Lali Jiwo. Di dua lokasi ini, jenis tanaman yang terbakar yakni pakis-pakisan dan cemara gunung. Untuk luas lahan hutan yang terbakar masih dalam pemetaan karena sampai kemarin malam api masih belum padam,” ungkapnya, Rabu (11/9/2019).

Masih kata Zaini, Tim Tahura R Soerjo masih berupaya untuk memadamkan titik api. Petugas kesulitan memadamkan api yang membakar karena terkendala medan yang sulit. Untuk kebakaran hutan wilayah Perhutani terjadi di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

“Kebakaran terjadi tepat di Petak 76 F KPH Mojokerto BKPH Kemlagi. Jenis tanaman yang terbakar yakni alang-alang dan tumbuhan bawah. Petugas memadamkan api dengan cara langsung ke titik api menggunakan alat secara manual, seperti gebyok, sabit, ranting dan alat pemadam portable,” katanya.

Selain itu, petugas juga membuat ilaran sekat bakar agar api tidak semakin meluas. Zaini menjelaskan, sekira pukul 16.15 WIB, titik api sudah berhasil dipadamkan dan diduga kebakaran yang terjadi di hutan wilayah Perhutani tersebut karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Luas yang terbakar kurang lebih 3 hektar. Untuk kebakaran lahan tanaman ilalang terjadi di Perumahan Platinum┬ádi Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar sekitar pukul 13.00 WIB. Empat unit mobil PMK kita terjunkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.50 WIB,” jelasnya.

Zaini menambahkan, kebakaran lahan tanaman ilalang tersebut diduga terjadi karena ada warga yang membakar sampah di luar perumahan. Karena angin bertiup kencang sehingga menyebabkan merembetnya api di lahan perumahan.

“Sebelumnya, sekira pukul 09.30 WIB kebakaran lahan juga terjadi di Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging. Dugaan ada warga membakar sampah diluar pagar PT Mukti Makmur dikarenakan angin yang cukup kencang sehingga api menyambar semak-semak,” tegasnya.

Sekira pukul 13.00 WIB, api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil PMK dari BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi. Akibat kebakaran tersebut, kurang lebih 5 hektar lahan PT Mukti Makmur terbakar. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar