Peristiwa

Lantunan Salawat dan Tahlil Iringi Pemakaman Kiai Tolchah Hasan

Malang (beritajatim.com) – Lantunan salawat dan bacaan tahlil terus menggema sejak dari rumah duka M Tolchah Hasan di Jalan Ronggolawe, Singosari, Malang hingga ke area pemakaman pondok pesantren Miftahul Falahi, Bungkuk, Singosari, Malang.

Mantan Menteri Agama era Presiden Abdulrahman Wahid itu meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang, pada pukul 14.10 WIB, Rabu (29/5/2019). Dia meninggal pada usia 83 tahun karena penyakit kanker.

Tolchah merupakan sosok pendiri kampus NU terbesar di Indonesia, Universitas Islam Malang (Unisma). Jabatan terakhir adalah Ketua Dewan Pembina Unisma. Kiai Tolchah juga menjabat Ahlul Hali wal Aqdi di PBNU sejak 2015.

Usai disalatkan di Masjid Ainul Yaqin Unisma, jenazah Tolchah disalatkan lagi di Masjid Sabillilah, Kota Malang. Di rumah duka pun jenazah juga disalatkan. Jenazah Tolchah dimakamkan sekitar pukul 20.30 WIB.

“Beliau sosok guru yang sabar, telaten dan tokoh berpengaruh. Saya kesini karena saya muridnya. Saya pernah diajar mata kuliah agama sama beliau di kampus,” tandas Rahmat Mashudi Prayoga mahasiswa Unisma sekaligus pelayat. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar