Peristiwa

KPK Kembali Periksa Mantan Kepala BPKAD Jatim

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur Budi Setiawan dalam penyidikan kasus Suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018.

Komisaris Bank Jatim itu diperiksa bersama Kepala Bidang Inpraswil Bappeda Provinsi Jawa Timur Toni Indrayanto.

“Keduanya diiperiksa untuk tersangka SPR (Supriyono) Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (24/7/2019).

Febri belum menjelaskan kaitan keduanya dalam perkara ini. Dia hanya menyebut keduanya diperiksa sebagai saksi. “Diperiksa sebagai saksi,” katanya.

Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa Budi Setiawan. Pada pemeriksaan Jumat (19/7/2019), penyidik mengklarifikasi bukti-bukti yang telah didapatkan saat penggeledahan di Jatim sebelumnya dan mendalami Informasi anggaran provinsi untuk Kabupaten Tulungagung sebagai bagian dari alokasi Bantuan Keuangan dari Provinsi ke Kab/Kota. Budi Setiawan juga pernah diperiksa di Surabaya.

Seperti diketahui, KPK pernah menggeledah lima lokasi di Jawa Timur terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Timur dan empat rumah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan pemprov Jawa Timur dan juga anggota DPR RI.

Empat lokasi yang digeledah pada Kamis (11/7/2019), yakni Rumah Budi Juniarto (Mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Budi Setiawan (Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim), dan Rumah Ahmad Riski Sadig (Anggota DPR RI dari PAN).

Dari 4 lokasi ini kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. “Penggeledahan dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur,” kata Febri. (hen/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar