Peristiwa

Kotak Amal yang Dicuri Berisi Uang Jutaan Rupiah

Mojokerto (beritajatim.com) – Kerugian akibat pencurian kotak amal di Al-Muhajirin Dusun Nglinguk, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto sekitar Rp2,5 juta. Uang tersebut dari dua kotak amal masjid yang dicuri lima pelaku.

Kepala Desa (Kades) Trowulan, Zainul Anwar (36) mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti berapa kerugian yang diakibatkan pencurian tersebut. “Melihat perolehan tiap minggu Rp1,5 juta tapi versi takmir masjid, kalau bulan suci bisa Rp2 juta sampai Rp2,5 juta,” ungkapnya, Kamis (16/5/2019).

Sekitar Rp2,5 juta tersebut berasal dari dua kotak amal dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 100 cm. Dua kotak amal tersebut diletakan di bagian depan masjid di sisi kanan dan kiri, kotak amal di sebelah kiri digeser salah satu pelaku ke depan ruang operator Closed Circuit Television (CCTV).

“Kotak amal yang digeser ke pojokan dicongkel menggunakan obeng dan tang dan diambil duanya, sementara kotak amal yang di sebelah kanan dibawa dengan cara dibonceng. Ada lima pelaku, empat pelaku sudah diamankan namun satu pelaku lari,” katanya.

Menurutnya, CCTV tersebut baru dipasang tiga minggu lalu karena seringnya terjadi pencurian. Kades menambahkan, dua bulan lalu sepeda motor milik jamaah dibawa kabur pelaku saat diparkir di halaman masjid.

“Kejadian seperti pencuruan sering terjadi, dua bulan lalu sepeda Mega Pro milik jamaah hilang sehingga pihak masjid sepakat memasang CCTV. Ada delapan CCTV yang dipasang di beberapa sudut masjid, setelah pencurian kotak amal kemarin dini hari, kemarin jam 1 sepatu jamaah juga dicuri,” pungkasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar