Peristiwa

Kirim 1.000 Nasi Bungkus, Ini Menu Sahur Korban Banjir Tempuran

Mojokerto (beritajatim.com) – Bulan puasa tahun ini, ratusan warga di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto harus menjalankan ibadah puasa di tengah bencana banjir. Menu makan sahur pun disiapkan oleh Dapur Umum (DU) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto.

Salah satu anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Imam Syaifudin mengatakan, DU Dinsos Kabupaten Mojokerto masih siaga di Desa Tempuran. “Kami masih melayani permintaan 1.000 bungkus nasi untuk makan sahur,” ungkapnya, Senin (6/5/2019).

Masih kata Imam, sebanyak 1.000 nasi bungkus tersebut disiapkan untuk korban banjir di dua dusun, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Yakni sebanyak 100 bungkus nasi untuk warga Dusun Tempuran dan 900 bungkus untuk warga Dusun Bekucuk.

“Tapi tadi 50 bungkus dari Dusun Bekucuk kembali. Alhamdulillah ada lumayan banyak tenaga di DU, ada 15 orang gabungan dari Tagana, Pramuka, Welirang Komuniti, ISM dan Semar yang membantu di DU dan mendistribusikan ke korban banjir di dua dusun,” katanya.

Menu makan sahur para korban bencana banjir yang disiapkan para relawan kali ini yakni nasi putih dengan ika lele dan tempe goreng serta lalapan. Untuk kondisi ketinggian air di dua dusun tersebut, lanjut Imam, sudah mulai surut dibanding beberapa hari sebelumnya.

Di Dusun Tempuran ada 30 rumah terendam banjir dan korban sebanyak 158 jiwa dan Dusun Bekucuk 350 rumah dengan korban terdampak sebanyak 959 jiwa. Untuk ketinggian genangan air di jalan antara 60 cm sampai 70 cm, sementara di dalam rumah antara 30 cm sampai 40 cm. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar