Peristiwa

Khofifah Minta Siswa di Kota Batu Diliburkan karena Puting Beliung

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan melihat kondisi para pengungsi di Kota Batu.

Malang (beritajatim.com) – Bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Bumiaji, Kota Batu membuat puluhan rumah warga, fasilitas umum dan beberapa bangunan sekolah rusak. Bangunan itu rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahkan meminta siswa terdampak angin puting beliung untuk diliburkan selama satu pekan. Sebab, sesuai laporan yang dia terima ada beberapa bangunan sekolahan yang rusak.

“Oleh karena itu saya mohon kepada Wali Kota Batu, mudah-mudahan dalm waktu satu Minggu ini anak diliburkan atau belajar di luar kelas. Karena rupanya ada sekolah yang tingkat keparahannya membutuhkan rekonstruksi,” kata Khofifah, Senin, (21/10/2019).

Khofifah sendiri datang bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat mengunjungi pengungsi dibeberapa posko pengungsian. Dia menyebut dengan kondisi bangunan yang rusak tidak mungkin siswa dapat melakukan kegiatan belajar mengajar.

Dia menyarankan siswa diliburkan terlebih dahulu selama satu pekan. Disamping diliburkan Pemkot Batu bersama instansi terkait melakukan perbaikan di sekolah yang rusak. Serta mendirikan bangunan sekolah darurat bagi sekolah yang tingkat kerusakan cukup parah.

“Setelah satu pekan, kita berharap ada semacam tempat sekolah darurat atau apapun bentuknya. Supaya anak tidak terlalu lama diliburkan,” tandasnya.

Sementara itu, jumlah pengungsi angin puting beliung di Kota Batu terus bertambah setiap waktu. Kini update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu, jumlah pengungsi sudah mencapai 1.182 jiwa.

Mereka berasal dari tiga Desa Sumberbrantas, Desa Gunungsari dan Desa Sumbergondo semuanya berada di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Ribuan pengungsi ini ditempatkan di beberapa posko. Seperti di Rumah Dinas Wali Kota, Balai Desa Punten, Posko BPBD, Balai Desa Tulungrejo, SDN Punten, Balai Desa Sidomulyo, dan Kantor Lurah Songgokerto. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar