Peristiwa

Ketua Dewan Syuro PKB Jember Wafat

Jember (beritajatim.com) – Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jember KH Imam Haramain wafat, Minggu (5/1/2020). Dia wafat di Rumah Sakit Husada Utama, Surabaya.

Imam dirawat kurang lebih sepekan di rumah sakit. Selama hidup, dia adalah pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo. Dia juga Wakil Rais Aam Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember. Jawa Timur.

“Kami berbela sungkawa. Saya minta seluruh PAC (Pengurus Anak Cabang) dan MWC (Majelis Wakil Cabang) untuk menggelar tahlil,” kata Ketua DPC PKB Jember Syaiful Bahri Ansori.

SBA, sapaan akrab Syaiful, menilai Imam adalah sosok yang didengar nasihat dan suaranya. “Kalau beliau datang waktu rapat, suasana jadi tenang,” katanya.

Imam dinilai bisa menjembatani kelompok tua dan muda maupun antarsesama kiai. “Beliau mengayomi dan tak pernah berkonflik, dikenal baik di kalangan kiai berlatar belakang etnis Jawa dan Madura,” kata SBA.

Kesan serupa juga muncul dari Fathor Rahman, salah satu santrinya. “Salah satu keistimewaan mbah dan guru saya ini adalah kerendahhatian dan konsistensi dalam mengikuti langkah ulama NU,” katanya.

Imam pernah berpesan kepada Fathor. “Cong, langkah-langkah yang saya ambil terkait dengan perjuangan dalam bidang pendidikan, politik, ideologi, dan yang lain-lain, semuanya hanya nuro’ lalampa (mengikuti jalan dan arahan, red) para guru dan sesepuh NU. Tidak apa kata dan keinginan saya,” kata Imam sebagaimana ditirukan Fathor.

Dengan meninggalnya Imam, maka dalam dua tahun terakhir, DPC PKB Jember sudah kehilangan dua pemimpin. Sebelumnya pada 21 November 2018, Ketua DPC PKB Jember Miftahul Ulum meninggal dunia karena sakit. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar