Peristiwa

Kesal Jalan Tak Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang

Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik mengaku sangat kesal. Pasalnya, jalan desa satu-satunya akses transpotasi rusak parah karena tidak segera diperbaiki.

Selain rusak parah, jalan tersebut kerap kali juga menyebabkan pengendara roda mengalami kecelakaan. Hal ini karena saat musim hujan, genangan airnya menutupi jalan yang berlubang. Sehingga, banyak pengendara motor terjatuh saat melintas di jalan tersebut.

Aris Gunawan (45) salah satu warga Desa Petiken menuturkan, sebagai bentuk kekesalannya terhadap jalan yang rusak, warga mengancam akan menutup akses jalan, jika tidak ada kepedulian dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik.

“Jalan sudah rusak parah kok tidak segera diperbaiki. Padahal, warga sudah lapor tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” ujarnya, Selasa (12/03/2019).

Hal senada juga dikatakan oleh pengendara motor Andik Firmansyah (29) asal Driyorejo, Gresik. Dirinya, sangat menyesalkan lambatnya Pemkab Gresik dalam memperbaiki jalan ini. Hal ini karena jalan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju ke Lakarsantri Surabaya.

“Saya setiap hari melalui jalan tersebut tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda diperbaiki. Bahkan, kerusakannya semakin parah,” ungkapnya.

Menanggapi hal kerusakan jalan ini, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno menyatakan warga harus segera melaporkan ke camat dulu. Pasalnya, hasil dari laporan itu nantinya sebagai dasar untuk ditindaklanjuti ke DPU Pemkab Gresik.

“Segera laporkan kalau ada jalan rusak pasti segera ditindaklanjuti sama dinas terkait,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar