Peristiwa

Kena Jebakan Tikus, Petani Tewas di Pinggir Sawah

Tuban (beritajatim.com) – Seorang petani ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergeletak di pematang sawahnya sendiri yang berada di area persawahan Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Petani tersebut diketahui bernama Wasiman (60), petani asal Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang, Tuban itu. Korban tewas lantaran terkena jebakan tikus dengan menggunakan aliran listrik yang dia pasang di area lahan persawahan miliknya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, Kamis (27/6/2019), kejadian tewasnya petani itu berawal saat Wasiman berangkat ke sawahnya yang tak jauh dari rumah tinggalnya. Korban berangkat ke sawah diketahui sekitar pukul 06.00 wib. “Korban itu berangkat ke sawah untuk memperbaiki kabel listrik untuk perangkap tikus di sawahnya,” terang AKP Mustijat Priyambodo, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Jenazah petani tersebut pertama kali diketahui oleh Ranto (65), yang tak lain adalah tetangga dari korban tewas terkena jebakan tikus itu. Ranto saat itu sedang berangkat ke sawahnya dan melalui jalan pematang sekitar sawah korban yang sudah ditanami padi itu.

“Saat saksi melewati sawah korban, saksi mengetahui korban sudah dalam keadaan telungkup di tanah. Saksi melihat korban dan kemudian meminta bantuan warga lainnya,” tambah Kasat Reskrim.

Saksi yang melihat korban dalam keadaan telungkup itu kemudian berusaha melihatnya dan ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah petani itu kemudian dievakuasi oleh warga dan dibawa pulang ke rumah duka yang tak jauh dari TKP tersebut.

“Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Anggota yang mendapatkan laporan langsung melakukan identifikasi korban. Dan diduga korban itu meninggal akibat tersengat listrik perangkap jebakan tikus,” pungkasnya.

Dalam kejadian itu, Wasiman mengalami luka lecet atau bakar pada tangan tangan kanan dan juga luka bakar pada bagian bawah dada lantaran tersengat listrik. Selanjutnya, pihak keluarga sudah menerima dengan musibah itu dan jenazah korban langsung di makamkan.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar