Peristiwa

Kekurangan Guru, Siswa SMPN 2 Banyuwangi Terlantar

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kegundahan walimurid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Banyuwangi memuncak kala mendengar curahan hati buah hatinya. Mereka mendatangi sekolah setempat untuk mempertanyakan persoalan yang dialami anak-anak mereka.

Tujuan kedatangan mereka tidak lain lantaran seringnya siswa di sekolah tersebut ditengarai tidak mendapatkan pelajaran sebagaimana mestinya. Sehingga para siswa terkesan dibiarkan terlantar begitu saja tanpa adanya perhatian dari guru.

“Kita dari paguyuban walimurid mengeluhkan adanya jam kosong. Hampir setiap hari ada jam kosong. Ada juga guru di kelas 7 yang tidak pernah memberikan pelajaran. Ada juga guru yang tidak pernah menghadiri KBM. Kemudian, karena itu banyak murid yang berkeliaran di luar sekolah artinya banyak murid yang memanfaatkan jam kosong untuk berkeliaran,” kata Lisa Indiani, salah satu walimurid kelas 9 SMPN 2 Banyuwangi, Sabtu (23/3/2019).

Atas kondisi itu, wali murid menuntut agar jam kosong ditiadakan. Mereka juga meminta agar Kepala Sekolah dan guru dapat menyikapi hal ini.

“Untuk jam kosong terjadi sepanjang Januari sampai Maret. Tapi ini tidak setiap hari, tapi selalu ada sejak Januari hingga Maret. Untuk mata pelajarannya apa kami tidak bisa menyebutkan, tapi yang jelas selalu ada,” ungkapnya.

Kemudian, para wali murid ini bertemu dengan pihak sekolah. Hasil pembahasannya, ada berbagai alasan atas masalah sering kosongnya jam pelajaran di kelas.

“Katanya di SMP 2 ini ada 6 orang personelnya keluar. 3 pensiun dan 3 diangkat ASN. Jadi ada kekosongan beberapa mata pelajaran,”

“Karena itu, SMP 2 hanya mampu dan hanya bisa dan hanya diijinkan merekrut 3 guru untuk mengisi beberapa mata pelajaran,” ujarnya lagi.

Keresahan ini sudah dua kali diutarakan oleh sejumlah walimurid. Akan tetapi, pada kesempatan pertama pertemuan belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Setelah mendapat informasi dari murid, kita paguyuban datang pertama pada tanggal 16 Maret kemarin dan hari ini kita mendapat jawaban mengapa ada jam kosong di sekolah itu,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar