Peristiwa

Kiai Ma'ruf Amin:

Kekalahan Jokowi di Jabar Tahun 2014 akibat Hoaks

Jakarta (beritajatim.com) – Calon wakil presiden nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin mengakhiri safari politik lima hari nonstop, Jumat (1/3). Safari sang kiai menyambangi kota dan kabupaten di Jawa Barat, diawali di Cirebon, menyusuri Kuningan, Banjar, Pangandaran, Ciamis hingga Majenang.

Dengan adanya safari politik ini, Kiai Ma’ruf optimis target 60 persen yang telah ditetapkan Tim Kampanye Daerah Jawa Barat Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya kok optimis ya melihat trennya itu terus naik. Tren di Jabar terus naik,” kata Kiai Ma’ruf seperti dalam pernyataan tertulisnya di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (1/3).

Kiai Ma’ruf menuturkan kekalahan petahana Joko Widodo (Jokowi) pada 2014 karena banyak masyarakat Jawa Barat termakan hoaks. Karenanya, Mustasyar PBNU itu menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas fitnah dan kabar bohong kepada masyarakat. Adapun hoaks yang kerap menyerang Jokowi adalah isu-isu agama.

“Sebab bagaimanapun masyarakat itu kalau diberi pencerahan dia bisa dapat memahami gitu. Karena itu sangat optimis,” katanya.

Selain itu, safari politik ini untuk menjaga suara yang sudah dipegang. Ketum MUI itu menyebut menjaga masyarakat agar tidak terprovokasi.

Kedua, untuk merebut suara yang masih mengambang atau belum tentukan pilihan. Caranya dengan kampanye keberhasilan Jokowi dan kembali menepis isu-isu hoaks.

“Tentu saja kita tidak ingin apa yang sudah kita ada di tangan kemudian diambil orang apalagi caranya dengan cara hoaks, nah ini yang kita hilangkan,” imbuhnya. [hen/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar