Peristiwa

Kebakaran Hutan di Mojokerto Meluas, Petugas Kesulitan Jangkau Lokasi

Kebakaran di Tahura R Soerjo. [Foto: istimewa]

Caption : Kebakaran di Tahura R Soerjo. [Foto: istimewa

Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo semakin meluas. Dari empat titik sebelumnya, api juga terlihat di Blok Terung Bunder tepatnya di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, tercatat ada lima titik kebakaran di wilayah Tahura R Soerjo, Minggu (13/10/2019). “Terbaru, api terlihat di Blok Terung Bunder,” ungkapnya.

Blok Terung Bunder terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Petugas dari Tahura R Soerjo masih berada di lokasi untuk memadamkan api. Lokasi yang sulit dijangkau, lanjut Zaini, menyebabkan tim kesulitan untuk menjangkau ke lokasi titik api.

“Di empat titik sebelumnya, tiga lokasi sudah bisa dikendalikan petugas. Namun petugas Tahura masih siaga sampai api betul-betul padam. Yakni di Blok Watu Ombo Desa Jabung, Kecamatan Jatirejo, Blok Watu Kelab Desa Ngembat dan Blok gunung Sigiran Desa Gumeng, Kecamatan Gondang,” katanya.

Sementara di Blok Putuk Kencur tepatnya di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, api masih belum padam. Saat ini, lanjut Zaini, tim masih melakukan upaya pemadaman, pemantauan dan penyisiran di lokasi. Luas hutan yang terbakar masih dalam pemetaan.

Tingginya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perhutani membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto melalui Pemkab Mojokerto menaikkan status.

Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan tersebut berlaku sejak tanggal 12 Oktober sampai dengan 27 Oktober 2019 mendatang. Status tersebut ditandatangani Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi melalui surat pernyataan nomor 360/3438/416-205/2019.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar