Peristiwa

Kampung Kreatif: Manfaatkan Air Selokan Jadi Hujan Buatan

Surabaya (Beritajatim.com) – Inovasi tiada henti dilakukan oleh warga Kampung Tambak Segaran RT 3 / RW 3, IV, Tambak Rejo, Simokerto, Surabaya. Air selokan yang umumnya terbuang begitu saja, di kampung ini bisa dimanfaatkan kembali.

Inovasi tersebut muncul dari ketua RT setempat ketika sedang mengunjungi tempat wisata. Kala itu terdapat alat pembuat embun buatan. Dasar ide tersebut yang menjadi karya inovatif kampung ini.

“Saya kan awalnya dapat inspirasi seperti itu waktu berwisata ke suatu tempat, nah saya berfikir kan bagus kalau diterapkan di kampung” ujar ketua RT 3, Tjuk Sumardi, Senin (15/7/2019).

Sebelumnya kampung ini juga banyak memenangkan beberapa lomba. Uang hadiah lomba itulah yang selanjutnya dipakai untuk mewujudkan ide inovatif hujan buatan.

Proses pengerjaan instalasi pipanya menghabiskan sekitar 1,5 juta. Itu semua dikerjakan gotong royong bersama warga kampung. Perihal pengolahan air selokan sudah ada unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) senilai 3 juta.

“Untuk IPAL nya saja 3 juta mas, tapi itu dapat bantuan dari Wahana Visi Indonesia” ungkap ketua RT tersebut.

Tujuan utama pembuatan instalasi hujan buatan ini sebenarnya untuk menyiram tanaman disekitar. Namun, sekarang warga bisa merasakan manfaat lainnya, yakni untuk mengurangi panasnya terik matahari Surabaya.

Penggunaan air selokan bukan tanpa sebab. Tjuk menjelaskan “Daripada langsung terbuang percuma mas, kan masih bisa diolah dan bermanfaat lagi”

Selain dijadikan hujan buatan melalui pipa pipa lewat jalur atas. Air hasil olahan limbah selokan juga dimanfaatkan hal lain. Terdapat 2 titik kran air cuci tangan, dan juga sebanyak 16 titik keran air untuk menyirami tanaman di depan setiap rumah warga.

Kendala dalam hal pengerjaan dan perawatan terbilang tidak ada. Perawatan bisa dikatakan cukup minim. Tidak terbilang repot untuk masalah perawatan.

“Lha wong sistemnya mudah, tinggal puter kran langsung nyiprat airnya” jelas Tjuk. [mfr/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar