Peristiwa

Kali Lamong Meluap Lagi, 8 Desa Tergenang

Gresik (beritajatim.com)– Imbas meluapnya Kali Lamong akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak kemarin (29/4) menyebabkan delapan desa di tiga kecamatan Gresik tergenang air.

Delapan desa yang tergenang air setinggi 20 hingga 30 centimeter. Diantaranya, Desa Sedapurklagen, Desa Deliksumber, Desa Kedungrukem, Desa Munggugianti, dan Desa Bulurejo yang masuk wilayah Kecamatan Benjeng tergenang luapan air Kali Lamong.

Sementara di desa lainnya seperti Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Gresik. Jalan poros desa tersebut tergenang air setinggi 30 centimeter hingga sejauh 100 meter lebih. Sedangkan di Desa Mojotengah yang masuk wilayah Kecamatan Menganti, Gresik jalan di seputar Perumahan Menganti Emas tergenang air setinggi 20 hingga 30 centimeter.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Gresik, Agus Setiawan mengatakan, saat kondisi Kali Lamong siaga hijau ditengah masih tingginya intensitas musim hujan.

“Berdasarkan laporan yang masuk ada 8 desa dan tiga kecamatan yang terimbas luberan Kali Lamong,” katanya, Selasa (30/04/2019).

Lebih lanjut Agus Setiawan mengatakan, luberan air dari Kali Lamong rata-rata menggenangi jalan poros desa serta rumah warga. Namun, ketinggian air masih normal kendati demikian pihaknya terus memantau.

“Total ada 41 rumah warga yang tergenang baik di Desa Munggugianti, dan Deliksumber, Kecamatan Benjeng, Gresik,” ujarnya.

Hingga saat ini, BPBD Gresik terus memantau pergerakan air yang menggenangi delapan desa serta tiga kecamatan akibat meluapnya Kali Lamong. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar