Peristiwa

Kali Lamong Meluap, Gresik Selatan Banjir

Gresik (beritajatim.com) – Intensitas hujan yang cukup tinggi mengguyur wilayah Gresik Selatan. Berdampak pada meluapnya Kali Lamong, dua desa di Kecamatan Menganti dan Cerme terendam banjir.

Kedua desa yang terdampak banjir adalah Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti. Dimana, ada empat titik yakni Jalan Lingkungan di desa setempat tergenang air setinggi 30 cm. Selanjutnya, empat rumah warga tergenang 25 cm, serta di Dusun Kajar jalan sepanjang 100 meter tertutup air setinggi 20 cm, serta enam rumah warga tergenang air 20 cm.

Hal yang sama terjadi di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. Akibat meluapnya Kali Lamong menyebabkan Jalan Raya Morowudi Cerme tergenang air 15 cm sepanjang 100 meter.

Selain itu, di Dusun Morowudi Wetan sembilan rumah warga tergenang air setinggi 15 cm. Hal yang sama terjadi di Dusun Morowudi Kulon, dan Dusun Ngepungsari yang tergenang air setinggi 15 cm.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Tarso Soegito mengatakan, terkait dengan meluapnya Kali Lamong, kondisi sungai tersebut masuk kategori siaga kuning.

“Tahap awal yang kami lakukan berkordinasi dengan Muspika serta perangkat desa yang terdampak banjir,” katanya, Minggu (3/02/2019).

Lebih lanjut Tarso mengatakan, BPBD Gresik juga telah mengirimkan tim ke lokasi guna memonitoring perkembangan banjir.

“Tim kami sudah standby di lokasi guna memantau perkembangan yang terdampak banjir,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar