Peristiwa

Kabar Virus Corona Menyebar di Sampang Adalah Hoax

Ilustrasi virus corona

Sampang (beritajatim.com) – Isu pesan berantai melalui media sosial di group Whatsapp (WA) terkait seorang suspect virus corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn, membuat resah sejumlah warga Kabupaten Sampang.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD dr. Muhammad Zyn Sampang, dr. Titin Hamidah menyampaikan, bahwa isu suspect corona virus yang menyebar via chating di group WA tersebut, adalah tidak benar alias hoax.

Sebab, pasien yang ada hanya terjangkit Tuberkulosis (TB) paru, dan tengah dirawat di ruang tulip atau perawatan paru. “Kami sudah melakukan klarifikasi Mas, isu suspect virus corona tidak benar atau hoax,” tandasnya, Kamis (13/2/2020).

Sementara dari percakapan group WhatsApp, pasien yang dimaksud mengarah kepada warga Dusun Pesanggrahan, Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, yakni Laili Nadhiftul Fikriya (25), yang baru pulang dari China 1 Januari 2020 lalu.

Laili, mahasiswi magister jurusan International Relations, Shandong University yang tinggal di asrama Kota Qingdao Provinsi Shandong China itu, pulang kampung lantaran ada peristiwa corona yang mewabah dari Kota Wuhan China.

Ibu kandung Laili, Sri Astutik, mengaku ketenangan semua keluarganya terganggu akibat isu hoax suspect virus corona kepada anaknya yang viral di media sosial.

Apalagi, kondisi terkini kesehatan Laili tetap normal tanpa gejala apapun dan bisa mengerjakan tugas kuliahnya. Sejak dari China sampai di Madura, tidak pernah masuk rumah sakit. “Selama ini, anak saya sehat dan berada di rumah,” terangnya. [sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar