Peristiwa

Jelang Mudik Lebaran, Ada Galian Mirip Kolam Lele di Jalan Nasional

Jombang (beritajatim.com) – Menjelang arus mudik lebaran, jalan nasional yang ada di Jombang mengalami gangguan. Pasalnya, di jalur tersebut terdapat galian mirip kolam lele. Tidak tanggung-tanggung, ‘kolam lele’ tersebut terdapat di dua titik.

Galian berbentuk empat persegi panjang di tengah jalan itu dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar sekitar 5 meter dan kedalaman mencapai 30 sentimeter. Tentu saja, para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut harus memperlambat lajunya. Jika tidak, maka akan terjadi kecelakaan.

Bahkan, beberapa titik diantaranya kerap memakan korban jiwa karena kecelakaan akibat terperosok kedalam lubang jalan tersebut. Kondisi itulah yang menjadi pemandangan sehari-hari di Jl Sukarno-Hatta Jombang.

Jalur sepanjang sekitar tujuh kilometer yang membentang dari Kota Jombang hingga Kecamatan Peterongan ini beberapa bulan lalu sudah diperbaiki dengan cara dicor beton. Namun tak lama setelah itu, sejumlah titik jalan cor rusak dan berlubang.

Oleh sebab itu, dua titik diantaranya dibongkar kembali oleh petugas lantaran kondisinya yang rusak cukup parah. Salah satu titik yang dibongkar ini berada disisi tengah jalan dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar sekitar 5 meter dan kedalaman mencapai 30 sentimeter. Galian inilah yang mirip kolam lele

Kondisi ini membuat jalur arteri itu rawan kecelakaan. Selain itu, arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Madiun setiap saat harus merayap dan mengular hingga satu kilometer lebih akibat penyempitan jalan.

Kanit Patroli Satlantas Polres Jombang, Iptu Mulyani membenarkan bahwa di lokasi setempat kerap terjadi kecelakaan. Bahkan sudah ada nyawa melayang di sekitar galian itu.

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalur Surabaya – Madiun tepatnya di Jalan Soekarno – Hatta Jonbang. Karena di jalur tersebut ada galian yang rawan kecelakaan,” ungkap Mulyani, Rabu (8/5/2019).

Apakah kondisi tersebut hingga arus mudik lebaran? Mulyani hanya berharap agar jalan yang sudah dibongkar tersebut segera diperbaiki. Karena, lanjut Mulyani, berdasarkab informasi yang ia terima, kontraktor pelaksana yang mengerjakan perbaikan jalan itu meninggalkan lokasi.

“Kami berharap pengerjaan jalur ini tidak terbengakali. Karena sebentar lagi sudah masuk arus mudik lebaran. Informasi yang kami dapat sudah ada petugas dari Provinsi yang datang,” pungkas Mulyani. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar