Peristiwa

Jaring Ikan saat Kali Lamong Meluap, 2 Orang Hilang Terseret Arus

Gresik (beritajatim.com) – Naas dialami oleh Bagus Akbar Pratama (17), dan Nuri (21) keduanya warga Kramat Inggil RW 03 RT 10 Jalan Kapten Darmo Sugondo Gresik. Kedua pemuda itu hilang terseret arus saat menjaring ikan di tambak sewaktu meluapnya Kali Lamong di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban hilang pada pukul 01.30 dini hari. Sewaktu lagi asyik menjaring ikan, tiba-tiba warga yang juga turut menjaring ikan melihat salah satu korban terseret arus yang sangat deras.

Dengan spontan dia hendak menolong. Namun, karena arusnya sangat deras, kedua korban terseret di areal tambak ikan dengan ketinggian air 2 meter lebih.

Adanya kejadian itu, sejumlah warga melaporkan ke Polsek Cerme. Aparat kepolisian setempat langsung berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, serta Satpolair Polres , yang ber-standby di lokasi banjir dan dibantu TNI.

Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto membenarkan adanya dua warga hilang akibat terseret arus banjir saar Kali Lamong meluap.

“Kedua korban sampai saat ini masih dalam pencarian baik itu dari Satpolair Polres dan tim BPBD,” ujarnya, Minggu (6/05/2019).

Masih menurut AKP Iwan, guna memudahkan pencarian, seluruh tim SAR juga dilengkapi dengan perahu karet sambil menyisir di areal tambak ikan yang tergenang banjir.

“Pencarian korban masih berlangsung. Kami mohon doanya secepatnga bisa ditemukan,” paparnya.

Terkait dengan kejadian, AKP Iwan mengimbau agar warga di sekitar Desa Tambak Beras, Cerme lebih berhati-hati, dan waspada. Hal itu mengingat banjir yang meluap dari Kali Lamong masih sangat deras.

“Jalan yang menuju ke arah Cerme maupun sebaliknya yang melalui Desa Tambak Beras masih bisa dilalui. Tapi, itu hanya untuk kendaraan roda dua. Sementara roda empat atau lebih dialihkan ke arah Metatu lewat Jalan Pantura Duduksampeyan, Gresik,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar