Peristiwa

Jalur Pendakian Tamiajeng Trawas Ditutup, Pendaki Kecele

Mojokerto (beritajatim.com) – Jalur pendakian Gunung Penanggungan melalu jalur Tamiajeng di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ditutup mulai Rabu (23/1/2019).

Pendaki yang tidak mengetahui adanya penutupan tersebut kecele (tidak mendapatkan apa yang diharapkan, red).

Salah satu pendaki, Bagus Maulana (18) mengatakan, jika ia datang bersama saudaranya untuk melakukan pendakian melalui jalur pendakian Tamiajeng. “Tidak tahu kalau jalur pendakian ditutup, tahunya ya pas sampai disini,” ungkapnya.

Mahasiswa asal Kelurahan Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya ini rencananya ia akan kembali atau pilihan kedua. Yakni melakukan pendakian ke Gunung Pundak di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

“Ya terpaksa kembali pulang, kalau tidak ya geser ke Gunung Pundak. Karena memang tidak tahu kalau jalur pendakian Tamiajeng ini ditutup, di info pendakian tidak ada pengumuman. Pas datang dikasih tahu petugas pos,” katanya.

Sementara itu, Arga Rizaldi (20) menambahkan, jika ia libur kerja dan saudaranya, Bagus Maulana libur kuliah. “Hanya libur dua hari, pingin mendaki cari yang dekat. Kita pilih Penanggungan karena belum pernah ternyata jalur ditutup,” ujarnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar