Peristiwa

Jalan Raya Pantura Daendels Gresik Seperti Kubangan Lumpur

Gresik (beritajatim.com) – Pengendara roda dua maupun lebih yang melintas di Jalan Raya Pantura Daendels Gresik, tepatnya di Jalan Raya Sembayat KM 12,5 Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, sangat mengeluhkan kondisi jalan setempat. Pasalnya, jalan tersebut seperti kubangan lumpur saat dilalui.

Semula jalan itu, diperbaiki dan ditinggikan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII dengan diuruki pasir. Saat diuruk, setiap hari terjadi hujan. Sehingga, pasirnya berubah seperti kubangan lumpur.

Pantauan di lapangan, proyek pekerjaan peninggian jalan mulai dari jembatan Manyar hingga Desa Banyuwangi. Saat ini masih dilakukan pengurukan. “Kalau waktunya orang berangkat kerja dan pulang kerja biasanya macet,” ujar Raditya Firmansyah (25) salah satu pengendara roda dua, Selasa (19/03/2019).

Menurut dia, imbas jalan yang berlumpur itu seringkali terjadi kecelakaan. Sebab, sejumlah pengendara sepeda motor terpeleset. “Kondisi seperti ini ya sejak mulai ada pekerjaan proyek perbaikan jalan,” paparnyam

Menanggapi hal ini Camat Manyar, Suyono mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Sehingga dalam waktu dekat ada solusi. “Jalan tersebut bukan wewenang daerah, maka akan dikoordinasikan dengan pihak BBPJN,” ungkapnya.

Secara terpisah, BBPJN VIII Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Gresik-Surabaya-Sadang, Merlan Efendi menyatakan, kondisi jalan yang belepotan atau berlumpur karena cuaca hujan akhir-akhir ini. Namun, dalam waktu dekat segera dilakukan pengaspalan. “Jika tidak ada kendala 10 hari kedepan akan dilakukan pengaspalan,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar