Peristiwa

Jalan Daendels Pantura Gresik Memakan Korban Jiwa Lagi

Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Daendels Pantura Gresik kembali memakan korban jiwa lagi. Kali ini kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) melibatkan sesama pengendara motor.

Akibat kejadian itu, membuat satu pengendara motor meninggal dunia dan satu pengendara mengalami luka-luka.

Laka lantas tersebut berawal saat M.Munif (42) yang mengendarai motor Yamaha Mio W 5248 AR asal Desa Sembayat Kecamatan Manyar Gresik berjalan dari arah timur ke arah Sembayat.

Saat hendak belok ke kanan M.Munif tidak menyalakan lampu sign. Sehingga, dengan waktu bersamaan dari arah berlawanan muncul motor Kawasaki Ninja S 4860 MF yang dikendarai Fathuddin Abit (34) asal Desa Godog, Kecamatan Laren, Lamongan. Tabrakan tidak bisa dihindari. Kedua korban sempat sama-sama dibawa ke rumah sakit. Namun, M. Munif yang dibawa ke RSUD Ibnu Sina sempat menjalani perawatan medis tapi akhirnya meninggal dunia karena mengalami luka parah.

“Kejadian laka lantas itu terjadi di Jalan Raya Daendels Pantura Gresik. Tepatnya, di Jalan Raya Desa Sembayat Gresik,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya, Senin (6/01/2020).

Menurut Yossy, faktor yang mempengaruhi  laka Lantas akibat human error dikarenakan korban yang mengendarai Yamaha Mio W 5248 AR saat belok ke arah kanan kurang mengantisipasi kendaraan yang berjalan searah dibelakangnya.

“Korban tidak mengutamakan jalur lurus sehingga terjadi benturan atau tabrakan sesama pengendara motor,” tandasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar