Peristiwa

Inspektorat Panggil Tiga Saksi Terkait Dugaan Perselingkuhan Oknum Kepala Dinas

Sumenep (beritajatim.com) – Inspektorat Sumenep mulai memproses laporan dugaan perselingkuhan salah satu oknum Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemkab setempat dengan memanggil sejumlah saksi. Salah satunya, aparat Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

“Ada tiga saksi yang kami periksa. Jadi sekarang ini tahapannya masih pengumpulan data dan keterangan saksi-saksi untuk kasus itu,” Inspektur Inspektorat Sumenep, R. Idris, Jumat (22/02/2019).

Kasus dugaan perselingkuhan salah satu kadis di Sumenep itu mencuat saat pemilik akun facebook @Bagus Junaidi mengunggah sebuah foto yang langsung heboh menjadi perbincangan.

Pada ‘caption’ foto itu bertuliskan, “Diduga berselingkuh, salah satu Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Sumenep tertangkap basah oleh istrinya saat berduaan bersama selingkuhannya di salah satu rumah di daerah Kolor”.

Kejadian tersebut saat ini jadi perbincangan hangat di kalangan aktivis dan warga Sumenep. Dalam rekaman yang beredar, sang selingkuhan mengaku bahwa dirinya telah dinikahi siri oleh sang Kadis.

Foto tersebut diberi tiga tagar, yakni #Bupati Sumenep
#InspektoratSumenep
#BadanKepegawaianDaerahSumenep.

“Hasil pemeriksaan dan kajian itu akan dibawa ke tim ad hoc yang terdiri dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM), Bagian Hukum, dan Inspektorat,” terang Idris.

Ia menjelaskan, bagi seorang Àparatur Sipil Negara (ASN), sesuai aturan apabila hendak menikah lagi, maka harus mendapat rekomendasi dari Bupati, dengan melampirkan persetujuan tertulis dari istri pertama.

“Kajian kami masih fokus pada hal itu. Apakah prosedur itu sudah dilalui atau belum. Yang jelas kalau memang terbukti bersalah, akan dijatuhi sanksi. Apakah sanksi nya berat atau ringan, masih menunggu perkembangan,” terangnya.  [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar