Peristiwa

HUT Ke-13 Beritajatim.com

Ini Narasi Singkat Tokoh Inspiratif Versi Beritajatim.com

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak enam tokoh inspiratif dari berbagai bidang di Jawa Timur, mendapatkan penghargaan dari jajaran manajemen Portal Jatim Media dalam rangkaian HUT ke-13 beritajatim.com di Ball Room Hotel Shangri La, Jl Mayjen Sungkono, Surabaya, Senin (1/4/2019) malam.

Keenam tokoh tersebut masing-masing Al-Mudatsir (Kapten RS. Terapung Unair), J.F.X Hoery (Penulis dan Penggerak Seni Budaya), Karyani (UKM Kesiman Jaya – Minuman Herbal), Mbok Temu Misti (Tokoh Budaya Osing Banyuwangi), Sutomo (Tokoh Masyarakat: Kepala Desa Doudo, Gresik), dan Titik Winarti (Tiara Handycraft).

Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Listanto Dardak disaksikan jajaran manajemen dan redaksi beritajatim.com. meliputi Ainurrohim (Direktur Utama), Dwi Eko Lokononto (Penanggung Jawab) dan Saptini Darmaningrum (Manajer Marketing & Promosi). [pin/suf]

Berikut Narasi Singkat Tokoh Inspiratif Versi Beritajatim.com:
1. Al Mudatsir (Kapten RS. Terapung Unair)
Rumah Sakit Terapung Unair atau RST merupakan kapal kemanusiaan yang sudah mengarungi banyak pulau di Indonesia. Kapal ini banyak hadir di berbagai lokasi bencana seperti di gempa di Lombok hingga di tsunami Palu. Namun dibalik kesuksesanya berlayar menjelajah perairan Indonesia, kisah menarik datang dari kapten kapal RST ini yaitu Dr. Agus.
Kapten kapal ini adalah mantan kapten kapal pesiar mewah yang membawa misi sosial mulai dari membawa kapal pinisi dari Makasar hingga ke Surabaya dan melanjutkan hingga kini dalam misi-misi kemanusiaan yang dilaksanakan.
Prestasi: Berlayar hingga seluruh pulau di Indonesia dalam misi kemanusiaan

2. J.F.X Hoery (Penulis dan Penggerak Seni Budaya)
Pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur, adalah seorang penulis di Indonesia. Sejak tahun 1962 ia menetap di Bojonegoro hingga sekarang. Karya-karyanya berupa ceritera pendek, cerita sambung, cerita rakyat, cerita misteri, roman sejarah, reportase dan geguritan seperti; Pagelaran, kumpulan geguritan , Lintang Abyor, antologi, Beberapa buku sejarah Gereja dsb.  Banyak dimuat di majalah majalah berbahasa Jawa yang terbit dari tahun 1971 hingga sekarang. Tulisan pertamanya yang dimuat di majalah dimuat tahun 1960 dalam majalah Taman Putra Panyebar Semangat. Hoery juga terkenal sebagai motor penggerak berbagai kegiatan seni budaya.
Prestasi:
Penghargaan :
– 2004: Rancage atas karya “Pagelaran” (2004),
– 2013 : Rancage dalam bidang jasa sebagai pelopor pelestari Sastra Jawa.

3. Karyani (UKM Kesiman Jaya – Minuman Herbal)
Ibu Karyani, wanita kelahiran 16 November 1967, dari Desa Lumbang Rejo, Kec. Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Merupakan seorang pengusaha yang mendirikan UKM Kesiman Jaya yang juga dibina oleh PT HM Sampoerna Tbk.
Dalam usahanya, Karyani tergerak untuk memanfaatkan hasil bumi di daerahnya yang melimpah seperti temulawak, kunyit, jahe dan sebagainya. Tidak mudah mengawali usaha memproduksi herbal instan temulawak dan minuman produk herbal lainya dengan hanya bermodal Rp. 50.000,- . Tapi dia berhasil dan membuktikan dengan keuletan semua dan berdoa semua bisa dicapai.
Prestasi: Terdapat total 20 jenis produk minuman herbal instan yang diproduksi oleh Kesiman Jaya. Market Karyani melalui Kesiman Jaya sudah merambah ke Bali, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Batam, Samarinda, Banjarmasin dan Palembang dengan distributor tetap di setiap daerah tersebut.

4. Mbok Temu Misti (Tokoh Budaya Osing Banyuwangi)
Temu Misti (65) atau juga Mbok temu, warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur, adalah maestro tari Gandrung yang tetap melestarikan tari Gandrung selama 50 tahun lebih. Dirinya sudah melestarikan gandrung sejak 1968 dan dirinya juga terkenal dengan panggilan Gandrung Temu. Dulu, ketika gandrung masih populer, jadwal manggungnya hingga 20 malam dalam satu bulan.
Prestasi: Pada tahun 1980-an, suara emas Gandrung Temu direkam oleh Smithsonian Folkways, Amerika Serikat dan album “Song before Dawn” yang berisi suara Gandrung Temu dirilis pada tahun 1991.

5. Sutomo (Tokoh Masyarakat: Kepala Desa Doudo, Gresik)
Desa Doudo, kecamatan Panceng di Kabupaten Gresik ini merupakan daerah yang dulu sering kekeringan dan tidak ada air baik untuk konsumsi maupun bersih diri. Tahun 2007 terjadi puncak kekeringan ekstrem, oleh kepala Desa saat itu Soetomo dilakukan penggalian pertama mata air yang jaraknya 1,5 kilometer dari desa. Dibantu pemerintah setempat dan Pertamina EP Asset 4, desa ini kemudian berhasil mengelola sumber air. Pengelolaan sumber air ini dipergunakan untuk kepentingan meng asri kan lingkungan di desa Doudo.
Prestasi: Desa Doudo kerap menjadi desa percontohan dan berhasil memenangkan kompetisi lingkungan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Termasuk juara Indonesia  Green Awards (IGA)  2018 kategori  Penyelamatan Sumber Daya Air dengan program ‘Mata Air Desaku’, serta Program Kampung Iklim (ProKlim) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

6. Titik Winarti  (Tiara Handycraft)
Seorang perempuan asal Surabaya pendiri Tiara Handycraft yang dengan kepedulianya turut mempekerjakan para Tuna Daksa dan penyandang cacat lainya. Asa dia untuk mengajak penyandang tuna daksa, adalah karena kondisi mereka yang sering dipandang sebelah mata. Selain tuna daksa, Titik juga mempekerjakan sejumlah remaja putri putus sekolah. Saat ini jumlah karyawannya sudah lebih dari 60 dan usaha ini terus naik daun.
Prestasi: Selain memberdayakan penyandang tuna daksa, produk Tiara Handycraft sudah mendunia dan menembus pasar di Brazil, Spanyol hingga Belanda.

Apa Reaksi Anda?

Komentar