Peristiwa

Ini Kronologis Banjir Bandang di Dau Malang

Malang (beritajatim.com) – Bencana alam banjir bandang akibat intensitas hujan tinggi menyebabkan luapan air sungai loo naik ke jalan. Luapan air bah ini juga membawa material batu dan lumpur hingga menutupi akses jalan desa di Dusun Bulurejo, Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, beberapa orang mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas setempat. “Tidak ada korban jiwa. Hanya luka ringan saja. Banjir bandang dikarenakan sungai tidak dapat menampung air hujan yang sangat tinggi sehingga meluap hingga kejalan dan menyeret pengendara sepeda motor yang sedang lewat dijalan tersebut,” ungkap Kapolsek Dau, AKP Syabain Rahmat Kusriyanto, Sabtu (25/1/2020).

Menurut Syabain, bersama masyarakat dan personel TNI-Polri, pihaknya membantu evakuasi korban yang sempat terseret banjir. Termasuk melakukan pembersihan material sisa banjir hingga malam hari.

“Pembersihan material sisa banjir bersama warga kita lakukan secara manual dan menggunakan alat berat. Sementara proses evakuasi dan pembersihan lumpur bekas banjir dilakukan bersama-sama. Bantuan sosial berupa makanan dan minuman mengalir dari warga dan sejumlah relawan,” terang Syabain.

Kejadian bencana alam banjir bandang, lanjut Syabain, selain karena hujan deras, sungai di lokasi kejadian tersumbat kayu dan lumpur sehingga meluap ke jalan raya desa.

“Mengingat sekarang musim hujan, tidak menutup kemungkinan banjir bandang masih akan terjadi dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Bagi warga sekitar dan pengguna jalan agar waspada apabila sedang hujan deras melalui jalur tersebut guna menjaga kemungkinan banjir bandang terjadi lagi,” papar Syabain. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar