Peristiwa

Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Jalur Nasional

Mojokerto (beritajatim.com) – Korban meninggal dalam kecelakaan di perempatan Trowulan adalah Suwito (49) warga Desa Pacewetan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Pengendara sepeda motor ini tewas setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bobby Muhammad Zulfikar mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.50 WIB di simpang empat Trowulan. “Ada tiga kendaraan. Bus berisi 50 penumpang, truk dan sepeda motor,” ungkapnya, Selasa (6/8/2019).

Masih kata Kasat, kronologi kecelakaan yang menyebabkan pengendara motor bernama Suwito (49) tewas itu setelah bus Jaya jurusan Ponorogo-Surabaya nopol AE 7371 UA berhenti mendadak. “Bus berhenti mendadak untuk mengambil penumpang kemudian ditabrak oleh truk, sementara dari belakang ada sepeda motor yang kemudian menabrak truk. Akibatnya pengendara motor meninggal,” katanya.

Kasat menjelaskan, sopir bus Edy Suryono (50) warga Kelurahan Pekunden, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo berhenti mendadak karena mengambil penumpang. Akibatnya, sopir truk nopol M 8089 LD menabrak bagian belakang truk.

“Bukan mengantuk tapi bus berhenti mendadak akhirnya menyebabkan truk yang ada di belakangnya menabrak bagian belakang. Pengendara sepeda motor yang ada di belakang truk juga langsung menabrak truk,” katanya.

Kasat menjelaskan, dalam kecelakaan tersebut sopir bus dinilai salah karena berhenti setelah perempatan, bukan halte. Bahkan bus tersebut juga berhenti mendadak.  Padahal, bus tidak boleh berhenti untuk menurunkan penumpang selain di halte dan terminal.

“Kami akan mengecek izin trayek bus. Sementara, uji kir truk juga mati. Sopir truk, Moh Hesyim (27) warga Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke RSUD, termasuk korban meninggal yakni pengendara motor. Untuk penumpang bus dialihkan ke bus lain, kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar