Peristiwa

Identitas Korban yang Dibakar di Mojokerto Terungkap Berkat Tes DNA

Mojokerto (beritajatim.com) – Identitas jasad tinggal tengkorak yang ditemukan di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto akhirnya terungkap. Korban atas nama Sri Astutik (55) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, kasus pembunuhan berencana tersebut diawali dengan pencurian dan kekerasan dan menghilangkan jejak dengan cara membakar mayat sampai menjadi tengkorak dan dibiarkan di perkarangan.

“Dari hasil penyelidikan dan hasil DNA dari tengkorak korban yakni rambut bawah korban adalah SA. Ada dua orang tersangka yang diamankan dan mengakui perbuatannya yakni Wahyu Hermawan dan Sugeng Wahyu salah satu adalah menantu korban,” ungkapnya, Jumat (28/6/2019).

Penangkapan kedua tersangka lantaran barang berharaga milik korban yakni arloji tembaga merk Swiss Army, anting, gelang dan handphone (HP) ada di tersangka. Pengungkapan kasus tersebut selama dilakukan penyelidikan, pemeriksaan dan rekonstruksi.

“Serta hasil tes DNA oleh Tim DI Pusdokkes Polri memastikan korban adalah SA. Kedua tersangka dijerat Pasal 340 KUHP Subs Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP dan Pasal 181 KUHP,” jelasnya.

Kedua tersangka yakni Wahyu Hermawan (25) warga Desa Ental Sewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo dan Sugeng Wahyu Ahmad Muslimin (23) warga Desa Sugeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Dalam kasus tersebut ada tiga orang yang menjadi tersangka, namun satu tersangka Yakni Muhammad Irvan (20) warga Desa Sugeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tidak ditahan. Lantaran tersangka hanya berperan membantu. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar