Peristiwa

Ibunda Pimpinan Syiah Sampang Tutup Usia

Proses pemakanan Almarhum Ny Umaah Ibunda Tajul Muluk

Sampang (beritajatim.com) – Ny Umaah, ibunda Tajul Muluk pimpinan Syiah Sampang, tutup usia sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (12/2/2020). Dia meninggal di Rumah Sakit Arafah Anwar, Sidoarjo.

Ny Umaah lahir tahun 1962 atau wafat di usia 58, sebelumnya pernah dirawat oleh pihak medis lantaran menderita diabetes.

Almarhumah dimakamkan di tanah kelahiran di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan pagi pukul 08.00 WIB, Kamis (13/2/2020).

Faisol Ramdhoni Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama’ (NU) Kabupaten Sampang, membenarkan terkait meninggalnya ibunda Tajul Muluk dan mengucapkan turut berduka cita.

Pihak keluarga Tajul Muluk sepakat bahwa pemakamannya dilakukan ditanah kelahiran Almarhumah di Kabupaten Bangkalan, dan Pemerintah Kabupaten Sampang sudah sangat responsif. Sesuai SOP bahwa ada mengungsi di Sidoarjo meninggal dunia maka Dispendulcapil Kabupaten Sampang menerbitkan surat kematian.

“Respon pemerintah daerah Kabupaten Sampang sangat baik, dengan datangnya beberapa Dinas terkait ke tempat pengungsian,” ujarnya.

Sekadar diketahui, konflik sosial warga Syiah berasal dari dua desa yakni, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben dan Desa Bluuran, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, sejak tahun 2012 lalu hingga saat ini masih diungsikan di Rusun Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo. Berdasarkan data Dispendukcapil Sampang per bulan Mei 2019 lalu, jumlah pengungsi Syiah pimpinan Tajul Muluk sebanyak 249 jiwa. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar