Peristiwa

Humas Polda Jatim: Isu Kiamat Tidak Benar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera

Surabaya (beritajatim.com) – Isu kiamat yang meresahkan warga terutama di Ponorogo dan Kasembon Malang telah dilakukan klarifikasi oleh sejumlah pihak.

Pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2018 mulai pukul 15.00 s/d 17.15 wib telah dilaksanakan kegiatan Klarifikasi bertempat di Ponpes Miftahul Falahil Mubtadiin Dusun Pulosari Desa Sukorejo Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang dengan Tokoh Agama dan Muspika Kecamatan Kasembon yang diikuti oleh ± 25 org.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan sesuai laporan dari Polres Batu telah dilakukan pertemuan dengan Tokoh masyarakat dan Muspika setempat.

“Intinya semua berita yang beredar tidak benar,” kata Frans Barung Mangera dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (14/3/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut:

1.Gus Romli ( Pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Mubtadiin Dusun Pulosari ).
2. Gus Ibnu Mukti ( Wakil Ketua PC Anshor Kab. Malang/Ponpes Slatri )
3. AKP Supriyanto ( Kapolsek Kasembon ).
4. Iptu Dwi Jatmiko ( KBO Intel Res Batu).
5.Khoirul Huda ( KUA Kasembon ).
6.Edy Lukman ( Sekcam Kasembon ).
7.Kapten ARM Murdiono (Danramil Kasembon).
8.Bapak Hendra Tri Jahjono (Camat Kasembon).
9.Gus M Hamam N ( Ketua PAC Ansor Kasembon).
10.dll

Hasil Tabayyun di Ponpes Miftahul Falahil Mubtadiin diperoleh hasil.

Semua berita yang tersebar melalui medsos tersebut tidak benar dalam hal ini MUI Kasembon, MWC NU , Kemenag yang diwakili Ketua KUA, Anshor menyatakan bahwa kajian yang dilakukan oleh Gus Romli tidak menyalahi karena dalam melakukan kajian didasarkan pada Hadist yang Sokeh dan Hadist Bukhori.

Amaliyah Gus Romli sebagai mursyit Torikhoh Akmaliyah dibenarkah tidak keluar dari ajaran yang dibenarkan oleh MUI. Dilakukan klarifikasi terkait isi berita yang tersebar dan hasilnya sebagai berikut.

– Jamaat didoktrin bahwa kiamat sudah dekat jawabannya tidak benar.
– Huru hara jelang Pilpres 2019 jawabannya bahwa huru hara tidak benar.
– Terkait masalah santri jual aset jawabannya tidak benar Gus Romli tidak menyuruh menjual.
– Ada oknum jamaah melakukan penyebaran ujaran kebencian. jawabannya tidak benar.
– Jemaah mengibarkan bendera HTI dan FPI jawabannya juga tidak benar.
– Jemaah diperintahkan dalam jaga untuk membawa sejata pedang jawabannya tidak benar dan hanya membawa rotan.
– Merubah Rukun Islam jawabannya tidak benar
– Jamaah disuruh beli pedang 1 jt jawabannya tidak benar.
– Jamaah berlindung di Ponpes jawabannya benar kalau terjadi meteor jatuh ke bumi yg dianggap sebagai kiamat.
– Foto Romo kyai dan Gus Romli dijual 1 jt jawabannya tidak benar namun hanya dijual 250 ribu rupiah.

Apa Reaksi Anda?

Komentar