Peristiwa

Huler Nyemplung Sungai di Ponorogo, 1 Orang Meninggal

Ponorogo (beritajatim.com) – Nasib naas harus diterima oleh Agus Pujiono (35) warga Desa Bangunrejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo yang meninggal tertimpa kendaraan penggilingan padi (huler).

Kendaraan yang setiap hari untuk mencari nafkah itu terlibat kecelakaan tunggal tercebur sungai sedalam 5 meter karena remnya blong.

”Laka tunggal yang menyebabkan sang sopir Agus Pujiono meninggal diduga rem kendaraan huler itu blong,” kata Kapolsek Sampung Iptu Marsono saat dikonfirmasi Minggu (12/5/2019) siang.

Iptu Marsono mengungkapkan kecelakaan tunggal itu berawal korban mengemudikan kendaraan selepan padi itu didampingi rekan kerjanya Hadi Pamuji (22) melaju dari arah utara menuju selatan. Sialnya saat di jalan turunan arah selatan wisata Guo Lowo, kendaraan yang mereka tumpangi tidak bisa dikendalikan karena diduga remnya blong. Yang menyebabkan kendaraan penggilingan padi itu terperosok masuk ke area sungai kretek penceng, Dukuh Boworejo, Desa/Kecamatan Sampung, Ponorogo.

”Korban langsung meninggal di tempat kejadian. Beruntung rekannya Hadi Pamuji selamat, hanya mengalami luka ringan,” katanya.

Marsono menyebut Hadi Pamuji, korban yang selamat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis. Sedangkan bangkai kendaraan penggilingan diangkat dari sungai dengan mobil derek.

”Selesai diangkat dari sungai, kendaraan penggilingan padi ini kami amankan di unit laka sat lantas Polres Ponorogo,” pungkasnya. [end/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar