Peristiwa

Hindari Jalan Berlubang, Guru SMPN 1 Kedamean Tertabrak lalu Meninggal

Gresik (beritajatim.com)- Naas dialami Ambar Setyowati (38) guru Bahasa Jawa SMPN 1 Kedamean, Gresik.

Warga asal Sukomanunggal Gang 5/11 Surabaya itu meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Legundi Driyorejo, Gresik setelah tubuhnya dilindas truk box nopol L 8014 UV yang dikemudikan Sugiatno.

Saksi mata dilapangan Agus (50) menyebut, korban Ambar yang mengendarai Honda Scoopy warna merah nopol L 3208 UG itu melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang. Saat di TKP korban berusaha mencari jalan yang tidak berlubang. Nahas, dari arah belakang muncul sebuah pikup yang belum diketahui identitasnya dan menyenggol setir korban hingga korban terjatuh.

“Saya melihat bu guru ini mencoba memilih jalan yang enak untuk dilewati karena banyak gelombang. Saat ke kanan tiba-tiba dari arah belakang ada pikup yang menyalip hingga setir korban oleng dan terjatuh,” ujar Agus, Jumat (22/02/2019).

Ia menambahkan, saat kejadian itu
tubuh korban langsung terlindas. Sementara truk box yang menyenggol langsung kabur melarikan diri namun pengemudinya Sugiatno menyerahkan diri.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya mengungkapkan, pihaknya belum mendapatkan detail laporan kecelakaan ini dari anggotanya.

“Benar ada kecelakaan dan sudah kami tangani. Pengemudi truk box sudah kami tahan setelah menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Masih menurut Ipda Yossy, terkait dengan laka ini dirinya selalu menghimbau kepada pengendara roda dua agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas.

“Saya tekankan pengendara roda dua agar selalu berhati-hati utamanya saat hendak mendahului maupun mengatur jarak sewaktu mengemudi,” pungkasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar