Peristiwa

Guyuran Abu Makin Hebat, Wisatawan ke Gunung Bromo Menurun

Malang (beritajatim.com) – Gunung Bromo terus mengeluarkan abu vulkanis setiap hari. Erupsi Gunung Bromo mengalami peningkatan dari aktif normal menjadi waspada (level II) sejak 29 Februari 2019.

Dampak dari erupsi ini menurunkan kunjungan wisawatan sekira 60% sampai 70% ketimbang sebelum erupsi. Meski turun, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru masih diangka 200 orang per hari.

“Masih ada 78 wisatawan yang masuk lewat Pos Cemorolawang, 84 orang lewat Coban Trisula dan 46 orang melalui Pananjakan. Berdasarkan data yang dihimpun pada Selasa, 19 Maret 2019 kemarin,” papar Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar TNBTS, Syarif Hidayat, Rabu, (20/3/2019).

Selain itu, Balai Besar TNBTS mengimbau wisatawan menjauh hingga radius 1 kilometer dari kawah aktif Bromo demi mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Adapun material vulkanis Bromo berupa abu dan kerikil.

“Kami mengimbau pengunjung agar menggunakan topi, kacamata, masker dan jaket saat berwisata di Bromo. Guyuran abu vulkanik masih terjadi. Erupsi terus intensif dengan volume tekanan bervariasi, tremor 0,5 milimeter sampai 3 milimeter, dominan 1 milimeter,” tandas Syarif. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar