Peristiwa

Gunakan Speed Gun, Polisi Tindak Kendaraan Ngebut di Tuban


Tuban (beritajatim.com)
– Petugas kepolisian dari jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tuban terus berupaya untuk meneken terjadinya kecelakaan dan fatalitas akibat kecelakaan di wilayah Kabupaten Tuban dengan menindak pelanggaran lalu lintas.

Petugas Sat Lantas Polres Tuban sudah mulai melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas khususnya yang melebihi batas kecepatan maksimal di wilayah jalanan Kota Tuban dengan menggunakan alat Speed Gun. Dengan menggunakan alat ini pengendara yang melanggar batas kecepatan tidak dapat mengelak lagi.

Kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan alat Speed Gun itu dilakukan oleh petugas Sat Lantas Polres Tuban di jalan masuk kota yakni jalan HOS Cokroaminoto Kota Tuban. Yang menjadi sasaran utama adalah kendaraan mobil pribadi, truk maupun kendaraan umum lainnya yang lewat jalur itu.

“Kita melakukan penindakan terhadap kendaraan yang melebihi batas kecepatan. Tujuannya adalah untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan,” ungkap IPTU Khoirul Ahmad, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban, Rabu (29/1/2020).

Penggunaan alat Speed Gun untuk penindakan kendaraan yang ngebut masuk kota tersebut sudah mulai diterapkan oleh pihak kepolisian Polres Tuban beberapa bulan terakhir. Penerapan penggunaan alat itu di jalan masuk kota Tuban yang terdapat rambu-rambu batas maksimal kecepatan.

“Dengan alat ini, kendaraan yang melanggar batas kecepatan tidak bisa lagi membantah. Titiknya kita lakukan di jalan Hos Cokroaminoto dan jalan Pahlawan, Kota Tuban,” tambah IPTU Khoirul yang merupakan mantan Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Tuban itu.

Dari hasil penindakan pelanggaran lalu lintas kali ini dengan menggunakan alat Speed Gun itu petugas berhasil menindak puluhan kendaraan yang melanggar batas kecepatan. Sebagian besar yang tertangkap melebihi batas kecepatan itu adalah kendaraan dump truk dan juga mobil pribadi.

“Ada 35 kendaraan yang dilakukan penindakan dengan ditilang dengan kecepatan rata-rata di atas 50 kilometer per jam dan bahkan ada yang sampai 70 kilometer per jam. Kita menghimbau kepada para pengemudi untuk selalu tertib dalam berkendara dengan mematuhi rambu-rambu yang ada,” pungkasnya setelah kegiatan razia itu.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar