Peristiwa

Gudang Rongsokan di Gresik Terbakar, Dua Pekerja Tewas Terpanggang

Gresik (beritajatim.com)- Satu unit gudang rongsokan di Gresik tepatnya di Desa Pasinan, Kecamatan Wringinanom ludes terbakar. Akibat kejadian tersebut menyebabkan dua pekerja tewas mengenaskan.

Kedua pekerja yang menjadi korban itu diantaranya Abdur Rozhak (48), warga Desa Jatiswalo, Kecamatan Prambon, Sidoarjo dan Andri Irwanto (30) warga Desa Pasinan, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Dua korban ini merupakan anak H.Sampun pemilik gudang rongsokan yang terbakar.

Kronologis kejadian terbakarnya gudang rongsokan ini diduga adanya percikan api dari kumpulan kaleng-kaleng bekas minyak, dan plastik terkena sinar matahari yang selanjutnya menimbulkan ledakan kecil.

Munculnya ledakan tersebut mengakibatkan munculnya percikan api lalu membakar seluruh isi gudang. Api yang semakin membesar membuat dua orang yakni, Abdul Rozhak dan Andri Irwanto kebingungan menyelamatkan diri. Sehingga, kedua orang tersebut diduga terjebak api dan tidak bisa menyelamatkan diri.

Mengetahui ada gudang rongsokan terbakar. Warga Desa Pasinan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ada tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dikerahkan untuk menjinakkan si ‘jago merah’. Setelah berhasil menguasai api yang berkorbar. Petugas pemadam kebakaran terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang menyala.

Kapolsek Wringinanom AKP Faref Yusuf menuturkan, penyebab kebakaran gudang rongsokan milik H. Sampun diduga adanya percikan api yang disebabkan kumpulan kaleng-kaleng bekas minyak dan plastik memuai terkena panas matahari.

“Karena terkena panas kumpulan kaleng bekas minyak, dan plastik menimbulkan percikan lalu disusul ledakan kecil sebelum api membesar,” ujarnya, Senin (20/05/2019).

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, akibat kejadian tersebut ada dua orang menjadi korban. Kedua orang itu adalah anak H.Sampun pemilik gudang rongsokan.

“Kedua korban sudah kami identifikasi. Barang bukti penyebab terjadinya kebakaran sudah diamankan buat pemeriksaan,” tuturnya.

Selain pemilik gudang rongsokan kehilangan kedua anaknya. Akibat kejadian tersebut juga mengalami kerugian material sebesar Rp 200 juta. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar