Peristiwa

Gempa Sumenep, Ketua DPR Minta Pemilu Tak Terganggu

Ketua DPR Bambang Soesatyo

Jakarta (beritajatim.com) – Jumlah bangunan rusak akibat gempa 4,9 SR yang terjadi di Sumenep, Jawa Timur (2/4) terus bertambah. Perincian kerusakan bangunan meliputi 20 unit rumah rusak, lima sarana pendidikan, dan satu tempat ibadah.

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep untuk terus melakukan pendataan kerusakan terhadap sarana dan prasarana umum. Serta melakukan kalkulasi terhadap kerugian yang dialami akibat gempa dan mengkoordinasikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk dapat melakukan perbaikan maupun pembangunan kembali.

“Kementerian Sosial (Kemensos) dan BPBD bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk terus memberikan bantuan, baik berupa bantuan pangan, obat-obatan, membangun tenda dan dapur umum, serta memberikan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan air bersih guna memenuhi kebutuhan para korban terdampak gempa,” kata Bamsoet, sapaan Bambang, Kamis (4/4/2019).

Dia juga mengimbau kepada masyarakat terdampak gempa untuk selalu waspada dan tidak mempercayai dengan mudah berita-berita hoax yang mungkin beredar pascagempa, dan hanya mempercayai berita atau informasi dari website resmi BMKG ataupun pejabat Pemda yang berwenang. Dalam kesempatan itu, Bamsoet juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Pemda setempat khususnya di Sumenep, agar dapat menjamin seluruh logistik Pemilu 2019 dan alat kelengkapan pemilihan tiba ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) tepat waktu.

Selain itu perlu dipastikan penyelenggaraan Pemilu 2019 berjalan sesuai dengan azas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, dan rahasia, serta jujur dan adil, mengingat Pemilu 2019 hanya tinggal 13 hari lagi. “Jangan sampai mengganggu pendistribusian logistik Pemilu,” ujarnya. [hen/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar