Peristiwa

Festival Anak Sholeh Indonesia se-Surabaya, 2000 Santri Lomba Ngaji

Surabaya (beritajatim.com) – Pawai kreatif 1000 santri cilik dari Taman Mundu Gelora 10 Nopember menuju Kapas Krampung Plaza (Kaza) Surabaya, menandai Pembukaan acara Lomba Ngaji di Mall di ajang Festival Anak sholeh Indonesia ke XI se-Surabaya, Minggu (23/2/2020).

Memakai kostum unik pahlawan, kreasi etnik, naik kuda bagai pahlawan, becak nusantara, drumband, musik patrol, rebana, menjadi tanda semarak pagi menuju area lomba di Kaza. Didampingi orang tua dan gurunya, semua peserta unjuk kreativitas berebut juara utama.

Sebanyak 2000 santri yang mengikuti Lomba Ngaji di Mall sendiri terbagi dalam 13 jenis lomba. Nasyid, Adzan, Tartil, Tahfidz Juz Amma, Peragaan Sholat TKA, Ceramah Agama Islam, Tilawah, Cerita Islami, Ceramah Agama Anak, Mewarnai, Menggambar, Kaligrafi, CCQ (Cerdas Cermat Alquran).

“Lomba ngaji di mall ini sendiri merupakan acara bergengsi tiga tahunan yg digelar di surabaya untuk 976 Unit TPA,” kata Achmad Dimyati, Ketua BKPRMI Surabaya.

Juara di tingkat Kota Surabaya ini, menurut dia akan akan dikirim dan berkompetisi di level provinsi dan bertarung dengan 38 kabupaten/kota se-Jatim. Pemenangnya kemudian dikirim di FASI Nasional Juni 2020 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Ketua Panita FASI, Dimyali menjelaskan, kalau Pihak Kaza sendiri memberi apresiasi istimewa pada LPPTKA BKPRMI Surabaya selaku penyelenggara. “Kami bersyukur pihak Kaza mensupport dakwah di mall untuk 2000 santri cilik se-Surabaya ini,” ujar Dimyali.

Antusiasme orang tua santri cilik dan para guru ngaji pendamping menjadi pemandangan menarik di Mall Kaza, karena baru kali ini aneka lomba ngaji yang dibuka Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kementerian Agama digelar di pusat perbelanjaan. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar