Peristiwa

Eks Karyawan Cafe Demo Kantor PT Rolas Nusantara Mandiri

Surabaya (beritajatim.com) – Belasan orang demontrans berorasi di depan kantor PT Rolas Nusantara Mandiri, yang merupakan anak perusahaan PTPN XII dibidang penjualan ritel produk PTPN XII dan pengelolaan cafe. Para demontrans meminta agar manajemen PT Rolas NM segera memenuhi tuntutan mereka.

Diantaranya adalah meminta manajemen mempekerjakan mereka atau melakukan PHK dengan membayar pesangon sesuai aturan undang-undang tenaga kerja yang berlaku. Serta membayar upah mereka sejak masa penghentian kerja mereka sejak Juni hingga kasus ini tuntas.

“Kami juga meminta BPJS kami diaktifkan selama proses ini benar-benar tuntas. Kami minta pengangkatan sebagai karyawan tetap tetapi yang disodorkan justru kontrak kerja baru dan masa kerja kami yang lama dihapuskan,” ujar Mita, Koordinator Aksi yang juga mantan pegawai Rollaas Cafe Indrapura itu, Senin (11/11/2019).

Aksi orasi berlangsung damai dan dilakukan sekitar 30 menit, hingga akhirnya kuasa hukum manajemen PT Rolas Nusantara Mandiri mempersilahkan para demontrans masuk dan duduk bersama mendengarkan tuntutan eks karyawan Rollaas Cafe ini.

Menurut Dr Sunarno Edy Wibowo SH MHum, Konsultan Hukum Rolas Nusantara Mandiri mengatakan bahwa 13 orang itu merupakan bagian dari 35 orang yang tidak masuk dalam kontrak Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di Rolas Nusantara Mandiri. Untuk tertib administrasi, manajemen perusahaan tersebut lantas menawarinya guna menandatangani kontrak PKWT.

Menurut dia, 13 orang melakukan penolakan menandatangani kontrak PKWT dan meminta untuk diangkat sebagai karyawan tetap Rolas Nusantara Mandiri. Dan hal itu  sulit dilakukan karena sebelumnya belum menandatangani kontrak atau legal kontrak.

“Sesuai peraturan ketenagakerjaan, kami sejak Juni tahun ini telah beberapa kali menawarkan kepada 13 orang itu guna menandatangani kontrak PKWT tetapi mereka menolak,” ujarnya, hari ini (Senin, 11/11/2019).

Menurut Sunarno, pertemuan bipartit sudah dilakukan dan mediasi juga sudah dilakukan bersama eks karyawan, pihak manajemen serta Bagian Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur.

“Manajemen pun sudah melakukan pembayaran sisa upah yang belum dibayarkan kepada 13 orang untuk periode l Januari-3O Juni 2019. Dan dari hasil pertemuan tripartit pada September 2019 mereka meminta kepada manajemen Rolas Nusantara Mandiri agar memberikan kompensasi sebesar Rp 50 juta per orang atau total Rp 650 juta kepada 13 orang. Dan itu sulit dipenuhi karena sebagian dari eks karyawan baru bekerja 2-3 tahun, memang ada yang bekerja 6 tahunan tapi jumlahnya tak banyak,” tandasnya.[rea/ted] 

Apa Reaksi Anda?

Komentar