Peristiwa

Dua Kebakaran Terjadi di Mojokerto

Kebakaran di Jalan Raya Mojokerto-Lamongan yakni di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus kebakaran masih saja terjadi di  Kabupaten Mojokerto. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat, ada dua kasus kebakaran yang terjadi pada Senin (30/9/2019).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, kebakaran pertama di PT Kreasi Maratindus yang terletak di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro. “Kebakaran terjadi sekira pukul 11.00 WIB,” ungkapnya.

Kebakaran di PT Kreasi Maratindus dikarenakan over head pada bagian pemanas atau blower sehingga menyebabkan percikan api dan terbakar. Kebakaran di PT Kreasi Maratindus merupakan kebakaran kali kedua.

“Kebakaran terjadi pada Minggu, sekira pukul 21.00 WIB. Diduga api berasal dari pembakaran sampah yang kemudian api menjalar ke lahan dan bangunan cerobong. Kebakaran kedua juga cerobong ukuran 6×6 m², sekira pukul 16.00 WIB api berhasil dipadamkan,” katanya.

Zaini menjelaskan, tiga unit mobil pemadam kebakaran (PMK) BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi. Akibat kebakaran tersebut, kerugian kurang lebih 20 juta. Kebakaran kedua terjadi di sebuah lahan di Kecamatan Kemlagi.

“Kebakaran lahan terjadi tepat di Jalan Raya Mojokerto-Lamongan yakni di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Kebakaran terjadi sekira pukul 13.25 WIB, 1 unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi. Sekira pukul 15.00 WIB, api baru berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Penyebab kebakaran, lanjut Zaini, akibat dari pembakaran sampah yang kemudian api menjalar ke lahan. Sementara luas lahan yang terbakar kurang lebih 500 m² dengan nilai kerugian diperkirakan kurang lebih Rp5 juta. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar