Peristiwa

DPRD Ponorogo Desak PT AWR Segera Perbaiki Atap Pasar yang Roboh

Atap pelataran timur pasar Sumoroto roboh pada beberapa hari yang lalu. [Foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Kabar robohnya atap pelataran sisi timur Pasar Sumoroto, Kecamatan Kauman Ponorogo juga sampai gedung dewan. Komisi B DPRD Ponorogo mendesak PT Anggaza Widya Ridhamulia (PT AWR), sebagai pelaksana proyek untuk segera memperbaiki bagian bangunan yang roboh tersebut.

“Kerusakan ini belum ada satu tahun, jadi masih dalam masa pemeliharaan dan menjadi tanggungjawab PT AWR,” kata Anggota Komisi B DPRD Agung Priyanto, Kamis (22/8/2019).

Agung menceritakan, dulu waktu pembangunan pasar Sumoroto, pihaknya sempat melakukan sidak (inspeksi mendadak). Saat itu PT AWR memang tengah mengebut pekerjaan fisik senilai Rp 5,3 miliar tersebut. Karena kontraktor asal Surabaya itu memulai pekerjaan pada bulan Oktober 2018. Dan mereka dikenai denda, sebab baru menyelesaikannya pada akhir Januari 2019.

“Jadi dulu itu kayak kejar target gitu. Dengan insiden atap roboh terswbut, maka perlu ditinjau kembali spesifikasinya,” katanya.

Dia berharap robohnya atap pelataran pasar Sumoroto itu tidak terjadi lagi pada proyek fisik lainnya. Kejadian ini juga menjadi warning untuk pelaksana proyek untuk lebih bertanggungjawab atas proyek yang mereka tangani.

Karena yang mereka bangun tersebut fasilitas umum berupa pasar, dimana menyangkut dengan keselamatan banyak orang. Agung berharap kasus ambruknya atap di sisi timur Pasar Somoroto pada akhir pekan lalu itu tidak terjadi di proyek fisik lainnya.

Pelaksana, kata dia, harus benar-benar bertanggungjawab terhadap pekerjaan yang mereka tangani. “Buat pelajaran kedepannya, jangan sampai insiden ini terulang kembali,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar