Peristiwa

Ditemukan Tiga Siung Macan dan Candu, Warga Lumajang Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai

Malang (beritajatim.com) – Sesosok jasad manusia ditemukan di tepi sungai Kawasan Hutan Lindung Blok Kondang Apus petak 69 C, Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Senin (16/12/2019) sore.

Jasad manusia yang sudah membusuk dan tinggal tulang belulang tersebut, diketahui bernama Wakimin (65), warga Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Usai dievakuasi, jenazahnya langsung dilarikan ke kamar mayat RSSA Malang. Belum diketahui apa penyebab kematiannya. Dari analisa dan dugaan sementara Polsek Sumbermanjing Wetan yang menangani kasus ini, korban meninggal dunia akibat terpeleset. “Identitas korban terungkap dari kartu tanda penduduk (KTP) yang kami temukan di saku celananya,” ujar Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP Hartono.

Saksi pertama menemukan jasad korban yakni Abdul Rohim pada sore hari sekitar pukul 16.30. Saat itu, Rohim melintas di sekitar lokasi. Ketika berjalan, saksi curiga dengan bau yang sangat menyengat.

Selanjutnya, saksi mencari asal sumber bau tersebut. Pandangannya tertuju pada benda yang ada di tepi sungai. Semula saksi mengira adalah bangkai hewan. Namun setelah didekati ternyata mayat manusia.

Lantaran takut, akhirnya saksi memberitahu warga sekitar. Penemuan mayat itu, kemudian diteruskan ke perangkat desa dan petugas Polsek Sumbermanjing Wetan. Kemudian, dibantu personil Sibat PMI dan SAR PSR, langsung melakukan evakuasi. Jenazah korban lantas dibawa ke kamar mayat.

Dari olah TKP, juga ditemukan beberapa barang milik korban. Diantaranya, satu buah helm warna hitam, 3 lembar KTP korban, satu botol minyak fanbo, satu bungkus candu, 3 siung macan, cincin 0,9 gram, uang Rp 85 ribu, celana pendek doreng, kaos hitam dan sarung motif kotak-kotak. “Dugaan kami korban tewas karena jatuh terpeleset. Karena di sekitar sungai itu adalah tebing dan jurang,” ujar mantan Kapolsek Pakis ini. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar