Peristiwa

Ditelan Ombak, Dua Jenazah Guru BK Dikirim ke Jombang

Jombang (beritajatim.com) – Dua jenazah guru BK (Bimbingan Konseling) yang meninggal terseret ombak di Pantai Payangan Jember dikirim ke rumah duka di Kabupaten Jombang menggunakan ambulans.

Dua jenazah itu masing-masing Yuda Mahardika (34) guru BK SMA Negeri Plandaan Jombang dan Zakiya Nurwiningsih (30) guru BK SMA Negeri 1 Jombang. Ambulans berangkat dari Jember Minggu sore.

“Saya sedang perjalanan dari Jember ke Jombang. Saya berada di ambulans yang mengantar jenazah keduanya,” kata Saidun (46), salah satu guru yang ikut dalam rombongan MGMP-BK (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bimbingan Konseling) ke Pantai Payangan, Minggu (10/2/2019) ketika dihubungi lewat ponselnya.

Saidun mengatakan, hingga pukul 21.22 WIB, posisinya masih berada di Jalan Raya Porong Pasuruan. “Mohon doanya,” kata guru BK SMA Negeri 1 Jombang ini melalui aplikasi WhastApp.

Diberitakan sebelumnya, Rombongan MGMP-BK Kabupaten Jombang yang terdiri atas 22 orang datang ke Pantai Payangan sekitar pukul satu siang. Mereka berwisata ke pantai dan sebagian bermain air. Antara jam 14 – 14.30, empat orang di antaranya terseret ombak.

Dua korban ditemukan meninggal adalah Yudha Mahardika (34), lelaki warga Pulo Wetan, dan Zakiyah (30), perempuan. Sementara korban hilang adalah seorang guru SMKN 3 Jombang bernama Moh. Hasan (23). Sedangkan Yanik Susanti (34), warga Perum Denanyar Asri, Jombang berhasil diselamatkan oleh relawan SAR Rimba Laut dan nelayan setempat. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar