Peristiwa

Disnaker Beri Pelatihan dan Laker Penyandang Disabilitas

Malang (beritajatim.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang berencana memberikan pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas. Hal itu, agar penyandang disabilitas dapat bekerja di beberapa perusahaan yang tersebar di wilayah setempat.

Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo mengatakan, pihaknya bakal menggandeng Dinas Sosial untuk memberikan pelatihan kerja (Laker) bagi lebih lima ribu penyandang disabilitas yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang.

“Ini merupakan inovasi kami dalam upaya mengentas kemiskinan yang sesuai dengan tiga prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Malang. Yaitu pengentasan kemiskinan, pariwisata, dan lingkungan hidup,” ungkap Yoyok, Selasa (22/1/2019).

Yoyok menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para pimpinan perusahaan untuk menyiapkan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas supaya dapat mendapat kesempatan bekerja pada perusahaan tersebut. “Saat ini sudah ada 35 perusahaan di Kabupaten Malang yang telah menyatakan akan menyiapkan lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Sebab, tambah Yoyok, penyandang disabilitas tersebut harus mendapatkan kesempatan bekerja, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas. Dimana perusahaan swasta, wajib memperkerjakan para penyandang difabel dengan kuota minimal satu persen dari total karyawannya.

Sedangkan instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Perusahaan Umum Milik Daerah (BUMD) diminta untuk memenuhi kuota difabel sebesar dua persen serta pemberian insentif bagi perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas.

“Berdasarkan UU tersebut kami berupaya membuat trobosan baru agar pihak perusahaan baik itu milik pemerintah maupun swasta agar memberikan kesempatan bekerja kepada penyandang difabel, yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar