Peristiwa

Dinilai Bikin Keonaran, Mak Susi Dituntut 1 Tahun Penjara

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mohammad Nizar dan Rista Erna menuntut pidana penjara selama satu tahun pada Tri Susanti alias Mak Susi dalam persidangan yang digelar di ruang Garuda Dua PN Surabaya, Rabu (29/1/2020).

Dalam tuntutan yang dibacakan bergantian, Mak Susi dituntut pidana penjara selama 12 bulan karena dianggap terbukti melakukan tindakan keonaran dalam masyarakat sebagaimana tertuang dalam pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (selanjutnya UU 1/46) dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Menuntut pidana penjara selama 12 bulan,” ujar JPU Rista Erna dalam tuntutannya.

Selain itu JPU Rista Erna dalam tuntutannya juga mempertimbangkan hal yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan, terdakwa menyesal perbuatannya dan mempunyai tanggungan anak-anak.

Atas tuntutan tersebut, hakim memberikan waktu pada terdakwa untuk mengajukan pembelaan atau pledoi.

Mak Susi diadili karena menyebar berita bohong atau hoaks melalui sarana elektronik, yakni WhatsApp terkait perusakan bendera Merah Putih di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya pada Jumat (16/8/2019) lalu. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar