Peristiwa

Diduga Sesak Nafas Kambuh, Keluarga Mayat Tinggal Tengkorak dan Tulang Tolak Otopsi

Mojokerto (beritajatim.com) – Soejadi (70) diduga ditemukan meninggal dan tinggal tengkorak dan tulang belulang di lahan tebu Dusun Balongsono, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto karena sakit sesak nafas yang dideritanya kambuh.

Kelapa Dusun (Kadus) Karangasem, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Gatot Evendi mengatakan, korban meninggal dunia diduga karena sakit  sesak nafas. “Dia warga saya, dia juga sering keliling tanpa tujuan,” ungkapnya, Kamis (25/4/2019).

Warga Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto tersebut diketahui sering keliling tanpa tujuan jelas dengan menggunakan sepeda motor Honda Astrea Prima nopol S 3576 NG yang ditemukan sekitar bulan Januari lalu di sekitar penemuan mayat korban.

“Pihak keluarga juga sempat beberapa bulan yang lalu namun belum ketemu. Uang yang ditemukan itu merupakan uang pensiunan, dia merupakan pensiunan pegawai kesehatan di Puskesmas Gedeg. Setelah pensiun ya seperti itu, di rumah kemudian keliling tanpa tujuan,” tuturnya.

Masih kata Kadus, sepeda motor dan helm yang ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan mayat memang merupakan milik korban. Setiap keliling mengendarai sepeda motor tersebut, korban selalu memakai helm dan kadang juga memakai kaca mata hitam.

Sementara itu, Kapolsek Jetis, AKP Subiyanto mengatakan, pihak keluarga korban meminta agar tidak dilakukan otopsi mayat. “Permintaan ini diperkuat dengan surat pernyataan. Sementara barang-barang milik korban juga sudah diserahkan ke pihak keluarga,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar