Peristiwa

Diduga Mabuk, Naik Motor, Tabrak Bundaran, lalu Semaput

Foto ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Peringatan bagi semua orang, kalau dalam kondisi mabuk, jangan mengemudikan kendaraan sendiri. Karena berpotensi membahayakan orang lain maupun diri sendiri.

Seperti yang dialami oleh Mario Gali Saputra (30), warga Dukuh Karanggayam RT 16 RW 05 Desa Trisono Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo itu. Dia mengalami kecelakaan tunggal pada Minggu (5/5/2019) dini hari menjelang subuh.

”Pemotor yang diduga terpengaruh alkohol mengalami kecelakaan tunggal menabrak bunderan di Perempatan Keniten Ponorogo,” kata Kanit laka lantas Polres Ponorogo Iptu Badri, saat dikonfirmasi Minggu siang.

Kejadian kecelakaan tunggal di jalan Letjed S Parman tepatnya di perempatan Keniten itu, kata Badri, berawal sepeda motor NMax dengan nopol AE 6385 WR yang dikemudikan oleh Mario Gali Saputra melaju dari arah barat ke timur kecepatan sekitar 50 km/jam terjadi jatuh sendiri menabrak bunderan. Padahal kondisi arus lalu lintas saat itu sepi.

Karena kerasnya benturan dengan bunderan itu, pemotor yang bernama Mario itu mengalami luka kepala belakang robek, lengan tangan kanan robek, dan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Selain itu sepeda motornya mengalami kerusakan pada bodi bagian depan dan sudah diamankan ke unit laka lantas Polres Ponorogo.

”Kerugian materil ditaksir Rp. 1 juta. Korban yang tak sadarkan diri langsung kami larikan ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar