Peristiwa

Danlanud Iswahjudi: Hati-hati Meneruskan Berita di Sosmed

Magetan (beritajatim.com) – Menjelang berlangsungnya pesta demokrasi Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019, Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, mengingatkan kepada prajuritnya untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial (sosmed).

Baik itu whatsapp, twitter, facebook atau medsos yang lain. Dia berpesan untuk selalu berhati-hati dalam mem-forward atau meneruskan suatu berita. Baca dengan detail berita atau cerita yang diterima. Cari tahu kebenaran dari isi berita tersebut. “Dengan begitu akan terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya seusai apel khusus arahan netralitas TNI di lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Jumat (15/2/2019).

Dia mencontohkan mendapat kiriman file yang tidak tahu isinya apa, apalagi yang berbentuk link. Tetapi dicopy paste dikirim ke teman. Nah, ternyata isinya hal-hal yang tidak diperbolehkan oleh seorang prajurit TNI. “Ini yang sangat bahaya, kalau kita tidak netral,” katanya.

Danlanud Iswahjudi mengingatkan kepada prajuritnya, bahwa berdasarkan telegram Kasau nomor TR?2/2019 tanggal 11 Januari 2019, personel TNI AU terkait dengan pesta demokrasi pada pemilihan Presiden dan pemilu legislatif tahun 2019, personel TNI AU dilarang berfoto/selfie dengan menggunakan simbul jari. “Karena itu bisa ditafsirkan bentuk dukungan kepada pasangan calon, itu tidak boleh terjadi,” katanya.

Selain itu dia berharap prajurit TNI untuk berpegang teguh pada buku saku Pam Pemilu, TNI dilarang memberikan komentar, penilaian, mendiskusikan, pengarahan berkaitan dengan kontestan pemilu tahun 2019. “TNI dilarang membuat pernyataan apapun yang bersifat mempengaruhi KPU dan Bawaslu,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar