Peristiwa

Dahului Truk, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Gresik (beritajatim.com) – Naas dialami oleh Laily Ainur Rohmawatin (19) pengendara sepeda motor Honda Beat nopol S 4641 MQ. Laily sapaan akrabnya, berboncengan dengan Farhana Sajida (18) tanpa mengenakan helm dan tidak memiliki SIM C.

Kedua remaja itu, hendak mendahului dump truk nopol S 9804 UU yang dikemudikan Mohammad Sugiantoro. Namun, naas saat mendahului di sisi sebelah kiri, tepatnya di Jalan Raya Desa Banyutami Manyar, Gresik, motor yang dikendarai kedua remaja itu membentur roda depan.

Sehingga, motornya oleng lalu terjatuh. Saat terjatuh, Laily malah menjadi korban. Pasalnya, kepala dan tubuhnya terlindas roda ban bagian belakang. Gadis tersebut tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Kecelakaan itu juga menimbulkan kemacetan di Jalan Raya Desa Banyutami Manyar.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya mengatakan, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina. Sementara rekannya hanya mengalami luka-luka. “Jenazahnya sudah dievakuasi. Sedangkan rekannya hanya mengalami luka lecet di bagian tubuhnya,” kata Yossy, Jumat (29/3/2019).

Ia menambahkan, penyebab kejadian ini karena human error pengendara roda dua. Pasalnya, selain tidak memiliki SIM. Kedua remaja itu juga tidak mengenakan helm saat mengendarai motor. “Penyebabnya human error. Kendati demikian kami juga memeriksa pengemudi dump truk,” tambahnya.

Sementara pengemudi dump truk Mohammad Sugiantoro menyatakan dirinya saat mengemudi berjalan pelan. Namun, saat memasuki Jalan Raya Desa Banyutami Manyar, roda depan truk yang dikemudikannya membentur pengendara motor. “Saya kaget dan sudah berusaha menginjak rem tapi terlanjur,” ungkapnya dengan nada sedih. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar