Peristiwa

Dahului Dump Truk, Seorang PNS di Gresik Tewas Terlindas

Polisi menunjukkan lokasi kecelakaan yang menyebabkan seorang PNS meninggal. [Foto: Deni Ali/beritajatim]

Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Desa Cerme Lor Gresik memakan korban lagi. Kali ini, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Gresik yang bernama Siswoyo (62) asal Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik, meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) karena terlindas dump truk sewaktu hendak mendahului.

Kronologis kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) ini berawal saat Siswoyo yang mengendarai motor Honda Kharisma nopol W 2947 MN berjalan dari selatan ke utara. Sewaktu melintas di Jalan Raya Desa Cerme Lor, Siswoyo hendak mendahului dump truk nopol W 8011 UA yang dikemudikan Lisiyono (42) asal Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Saat mendahului, korban terlalu ke kanan dan melewati marka jalan. Sehingga, posisi bagian depan motornya membentur bodi dump truk. Setelah membentur, tabrakan tak bisa dihindari. Korban meninggal di TKP dengan luka di bagian kepala dan laki. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan visum.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto melalui Kanit Laka Ipda Yossy Eka Prasetya menuturkan, jalur Jalan Raya Desa Cerme Loro termasuk area black spot. Sebab, jalur tersebut kerap kali menyebankan laka lantas. “Jalur Jalan Raya Desa Cerme Gresik memang rawan laka. Hal ini karena jalur tersebut track-nya lurus,” tuturnya, Sabtu (24/8/2019).

Yossy menbambahkan, faktor kecelakaan itu juga disebabkan pengendara motor yang juga menjadi korban Siswoyo terlalu ke kanan saat hendak menyalip. “Kami menghimbau khususnya pengguna jalan. Dalam hal ini, pengendara motor harus berhati-hati dan tetap wajib mematuhi peraturan lalu lintas,” tandasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar