Peristiwa

Cuaca Pengaruhi Tingginya Kebakaran di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kasus kebakaran di Kabupaten Bojonegoro selama 2019 meningkat jika dibanding tahun sebelumnya. Tingginya kasus kebakaran juga dipengaruhi dengan cuaca yang terlalu panas atau terlalu ekstrim.

Jumlah kasus kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro hingga bulan Oktober 2019 sebanyak 185 kejadian. Jumlah tersebut meningkat jika dibanding tahun 2018 sebanyak 150 kejadian.

“Cuaca ekstrim berpengaruh terhadap tingginya kasus kebakaran, kita ketahui suhu tahun ini lumayan panas,” ujar Kasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, Rabu (6/11/2019).

Seperti yang terjadi hari ini, sekitar pukul 08.30 WIB tiga rumah ludes terbakar. Kebakaran terjadi di RT 15 RW 3 Dusun Kawung Desa Bumirejo Kecamatan Kepohbaru. Tidak ada korban jiwa, namun korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 80 juta.

Api membakar rumah milik Sholikah (55) seorang petani yang rumahnya ludes beserta perabotannya. Api membesar pertama kali diduga bermula dari konsleting listrik dari kamar milik korban, kemudian merembet ke dapur rumah milik Moch Supri (55) dan Maftuhin (50).

“Rumah milik Sholikah berukuran 15 x 9 meter beserta isinya ludes. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, taksir kerugian sekitar Rp 60 juta,” ujar Sukirno.

Api kemudian merambat ke rumah milik Moch Supri dan Maftukin. Kedua rumah korban mengalami kerusakan sekitar 20 persen. Kerugiannya masing-masing ditaksir mencapai Rp 10 juta. Pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran Pos Baureno dan Pos Kota dengan mengerahkan 6 personil dibantu masyarakat setempat dan stakeholder. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar