Peristiwa

Cuaca Ekstrem, Pendakian Tamiajeng Gunung Penanggungan Ditutup

Mojokerto (beritajatim.com) – Jalur pendakian Tamiajeng, Gunung Penanggungan yang terletak di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Rabu (23/1/2019) ditutup. Ini menyusul cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu seminggu ini.

Petugas pos jalur pendakian Tamiajeng, Suaidi mengatakan, jalur pendakian Tamiajeng ditutup mulai Rabu hingga waktu yang belum ditentukan. “Sampai kapan, belum tahu. Penutupannya sendiri karena faktor cuaca benar-benar ekstrim,” ungkapnya.

Masih kata Suaidi, cuaca ekstrim terjadi mulai Selasa (22/1/2019) kemarin. Penutupan dilakukan setelah adanya koordinasi dengan pihak Perhutani dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Meterorplogi (BMKG). Cuaca ekstrem akan terjadi dalam waktu seminggu ke depan.

“Penutupan jalur diserahkan ke pengurus diimbau untuk waspada dan kiriman BMKG kondisi cuaca seminggu kedepan buruk sehingga perlu diwaspadai. Mengingat kondisi medan dan di lapangan sehingga ditutup. Kemarin hujan sampai subuh,” katanya.

Suaidi menjelaskan, Puncak Bayangan yang berada di 1200 mdpl tersebut yang saat ini perlu diwaspadai. Meski tidak dikhawatirkan adanya pohon tumbang karena tidak ada pohon, hanya peredu dan semak-semak, namun badai yang sewaktu-waktu terjadi dikhawatirkan akan membahayakan pendaki. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar