Peristiwa

Cirrocumulus, Awan yang Bisa Turunkan Hujan Es di Langit Malang

Malang (beritajatim.com) – Dalam beberapa hari terakhir langit diatas wilayah Malang Raya sangat cerah. Panas matahari cukup menghangatkan suasana pagi. Mengingat, sudah dalam beberapa pekan terakhir, suhu dingin hingga mencapai 17 derajat celsius, melanda wilayah Malang.

Ditengah kelembaban dan temperatur suhu yang cukup dingin, suasana langit pun menjadi elok saat kumpulan awan, berubah seperti kawanan domba atau buih di lautan. Keindahan langit sempat diabadikan Staf Bawaslu Kabupaten Malang bernama Dio. Saat menghadiri agenda kerja di Hotel Golden Tulip Kota Batu, Selasa (23/7/2019) lalu sekitar pukul 5 sore, Dio berhasil mendapatkan potret awan yang cukup mempesona dari lantai atas hotel.

Awan layaknya domba berbaris itu, menurut Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates Malang, Musripan menyebutnya dengan awan jenis Cirrocumulus (CiCu).

“Itu awan cirrocumulus mas. Awan CiCu adalah awan yang memiliki bentuk terputus-putus yang terdiri dari kristal es dan memiliki bulatan-bulatan kecil,” ungkap Musripan, Kamis (25/7/2019) siang pada beritajatim.com.

Kata Musripan, pada umumnya, awan CiCu berwarna putih dan terlihat seperti sekelompok domba serta tidak menimbulkan bayangan. Hal ini terjadi karena panas dari sinar matahari. “Terbentuknya awan CiCu ini disebabkan karena panas dari sinar matahari, temperatur nya, kemudian angin juga mempengaruhi terbentuknya awan tersebut. Dan juga kelembaban udaranya,” beber Musripan.

Karakteristik dari awan cirrocumulus adalah, awannya tipis. Berbentuk perca-perca berwarna putih, terputus-putus dan penuh kristal es atau hujan es. Awan CiCu karakteristiknya juga ada lapisan tanpa bayangannya terdiri dari elemen-elemen yang kecil berbentuk seperti biji. Biasanya mengumpul atau memencar, susunannya teratur, memiliki umur yang singkat dan dapat berubah menjadi cirrostratus. Serta, terkadang bisa bercampur dengan salju. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar